Bulldozer Ban Karet Ngabret di Jalan Raya Tanpa Pengawalan, Pengguna Jalan Resah

Bulldozer Ban Karet Ngabret di Jalan Raya Tanpa Pengawalan, Pengguna Jalan Resah

Foto : Alat berat melintas dijalan raya bandung tanpa pengawalan petugas, Jumat (23/8/2019)


CIANJUR. Maharnews.com - Kemunculan Bulldozer ban karet yang melaju cukup kencang di jalan Raya Bandung, kagetkan pengguna jalan, Jumat (23/8/2019). Pasalnya, alat berat itu melintas tanpa ada pengawalan dari pihak kepolisian.

Alat berat itu pertama kali terlihat melintas di jalan Raya Bandung, tepatnya didepan mesjid Abu Bakar, Kecamatan Karangtengah ke arah Bandung. Merasa penasaran, akhirnya tim maharnews mengikuti alat berat tersebut. 

Selama membuntuti alat berat itu, kecepatan yang dipacu oleh operator terbilang cukup kencang, bahkan kendaraan yang di belakang tak berani menyalip sebelum dipersilahkan oleh kernet operator Bulldozer. Alhasil kurang dari sepuluh menit, Bulldozer ban karet tersebut berhenti dan masuk ke halaman pabrik Aurora.

Terlihat dari luar pagar, operator Bulldozer turun dan masuk ke pos security. Entah apa yang dibicarakan, tapi yang pastinya hal itu melanggar aturan lalulintas.

Petugas piket pos polisi Kecamatan Sukaluyu, memastikan hal tersebut menyalahi aturan. Bahkan petugas piket yang ditanya langsung mengecek lokasi.

"Alat berat dijalan harus ada pengawalan," tegasnya sembari segera masuk ke dalam mobil patroli.

Terpisah, pengguna jalan, Ahmad Husaini terpaksa menghentikan dan menepikan motornya, saat melihat alat berat itu melintas. Ia mengaku khawatir tersenggol sehingga lebih memilih menunggu Bulldozer ban karet itu melintas.

"Khawatir saja pak," ucapnya.

Ahmad merasa heran karena tidak ada pengawalan sama sekali saat alat berat itu melintas. 

"Aneh kok tidak ada yang mengawal, jelas ini membahayakan pengguna jalan lainnya," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun alat berat Bulldozer Ban Karet yang ngabret dijalan raya tanpa pengawalan petugas, diduga milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cianjur. (WAN/NN)





Video Terkait:


Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar