Camat Warungkondang Lantik PJS Desa Cieundeur

Camat Warungkondang Lantik PJS Desa Cieundeur

Foto : Camat Warungkondang saat melantik PJS Kades Cieundeur


CIANJUR. Maharnews.com - Bertempat di Aula kantor Desa Cieundeur, Camat Warungkondang, Chandra Dwi Kusumah melantik dan mengambil sumpah Asep Kusnadi sebagai pejabat sementara (PJS) kepala Desa Cieundeur, Senin (5/8/2019).

Pelantikan dihadiri OPD, Muspika, Danramil, Kapolsek, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Karangtaruna dan para tamu undangan.

Camat Warungkondang, Chandra Dwi Kusumah, saat dikonfirmasi usai melaksanakan kegiatan tersebut menyampaikan.

"Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan PJS Cieundeur, telah kita laksanakan sesuai dengan peraturan yang ada, dan Alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar.

"Untuk langkah selanjutnya kita pemerintah Kecamatan kepada PJS yang baru saja diambil sumpahnya, untuk melaksanakan tugas sebaik mungkin.

Disamping itu kita menegaskan, bahwa PJS memiliki tugas yang harus dilaksanakan, yakni harus menjaring para Calon Kades yang berkualitas dan baik. Karena pada tahun 2020 akan segera dilaksanakan pesta demokrasi pilkades serentak,"Tandas Dwi Kusumah.

Sementara Asep Kusnadi pejabat sementara (PJS) Desa Cieundeur, menuturkan, Sesuai amanat kita akan menjalankan tugas, pertama melaksanakan fungsi sesuai SOP. Kedua menjalankan tugas, apapun yang saya ucapkan dalam kata-kata pelantikan, akan menjalan tugas sesuai peraturan  perundang-undangan yang berlaku dan berdasarkan kemampuan saya.

Dan kita tidak akan luput dari musyawarah dalam menjalankan roda pemerintahan Desa Cieundeur, baik itu dengan  pimpinan langsung, sipatnya pak Camat maupun masyarakat terutama yang diwakili oleh BPD, dalam segala hal. Saya akan laksanakan sesuai dengan fungsi dan jalurnya yang ada.

"Untuk mengawali kita akan menjalankan program pioritas mendesak adalah penyelesaian APBDes tahun 2019 yang sebelumnya belum dibikinkan atau dibuatkan. Karena hal tersebut, baru dibikinkan drafnya saja dan sampai hari ini belum ditandatangani oleh Kepala Desa terdahulu,"Imbuhnya.

Labih lanjut, Asep memaparkan, Kalau itu sudah beres dan selesai, Langkah selanjutnya, Pioritas pencairan dana yang sipatnya urgen, misalkan siltaf untuk perangkat Desa, sampai hari ini, sudah kurang lebih berjalan delapan (8) bulan belum bisa menerima ataupun tunjangan lainnya.

"Kedua, pembangunan yang selama ini didanai dari dana desa (DD) baik tahap satu (1) maupun tahap dua (2) belum cair. 

Maka, saya akan mendahulukan pencairan tahap satu dulu, dan kalau sudah beres mungkin SPJ dan yang lainya, maka dilanjutkan dengan tahap berikutnya, untuk pencairan tahap dua. 

Selanjutnya, kita benahi Perankat Desa karena ini paling urgen, terkait persoalan Perangkat Desa yang mengikuti persaratan hanya lima orang. Sedangkan Perangkat Desa berjumlah sebelas (11) orang. Itu ada yang enam juga, cuma pendidikannya SD dan ada usianya sudah tidak memenuhi syarat diatas 60 tahun.

"Itu Pioritas pertama melengkapi, sebelum kami melangkah lebih lanjut, mekanisme dan caranya, saya akan meminta petunjuk dulu kepada pimpinan,"Pungkasnya. (nn/Apuy)

 

 



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar