Dikira Lahan Kantor Kec Cugenang Itu Hibah, Faktanya Ditransaksionalkan

Dikira Lahan Kantor Kec Cugenang Itu Hibah, Faktanya Ditransaksionalkan

Foto : Tampak bagian dalam kantor baru Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur


CIANJUR. Maharnews.com - Nama Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur akhir akhir ini semakin tenar di kalangan masyarakat. 

Terungkapnya transaksional antara Pemkab Cianjur dengan Anita Sinca Yani yang merupakan istri Plt Bupati Cianjur pada pengadaan lahan kantor baru kecamatan Cugenang menjadi pemicunya.

Sorotan tajam bukan hanya soal tingginya harga ganti rugi yang diberikan pemerintah kepada Anita Sinca Yani selaku pemilik lahan, tetapi juga dengan status lahannya.

Pasalnya, kabar yang santer beredar ditengah masyarakat lahan beserta bangunan yang kini menjadi kantor Kecamatan Cugenang itu posisinya dihibahkan oleh si pemilik, bukan ditransaksionalkan.

Kepala Desa Mangunkerta, Ira Rismayati saat di konfirmasi mengaku terkait proses jual beli lahan tersebut pihak pemerintah desa Mangunkerta sama sekali tidak mengetahui, karena memang tidak dilibatkan. 

"Soal jual beli itumah ga ada melibatkan pemerintah desa, itukan hak preogratif pembeli sama si pemilik. Transaksi jual beli tanah itu tidak selamanya desa terlibat, apalagi kalau sudah bersertifikat tanahnya,"ujar Ira saat dihubungi Maharnews.com, Selasa (12/2/2019).

Disingung soal kabar bahwa status lahan tersebut dihibahkan pemilik, Ira tak menampik kalau informasi tersebut memang yang berkembang selama ini ditengah masyarakat.

"Informasi yang berkembang memang seperti itu. Kata masyarakat, dulu beliau pernah menyampaikan kalau lahan itu dihibahkan,"kata Ira.

Ira mengaku terkait pengadaan lahan kantor baru Kecamatan Cugenang, belum lama ini dirinya sempat dimintai keterangan aparat kepolisian Polda Jabar. 

"Bukan dipanggil ke Polda yah Kang. Kitamah dimintai keterangan saja disini. Waktu itu cuma ditanya soal register sertifikat,"ungkapnya.

Kabar soal lahan yang kini menjadi kantor kecamatan Cugenang dihibahkan oleh pemiliknya pernah didengar pula Alep Rahayu Setiawan salah seorang staf Kecamatan Cugenang. Soal kabar itu Alep mengaku pertama kali didengarnya pada saat menjelang Pilkada Kabupaten Cianjur.

"Iya informasinya di hibahkan. Kalau tidak salah itu teh disampaikannya menjelang Pilkada Cianjur. Waktu itu Bupatinya masih di jabat sama Pa Tjetjep Muchtar Soleh,"ungkap Alep saat ditemui di kantor Kecamatan Cugenang. (Nuk)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar