Disdukcapil Cianjur Bakal Diserbu Warga

Disdukcapil Cianjur Bakal Diserbu Warga

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur bakal diserbu puluhan ribu warga dari berbagai pelosok Cianjur. 

Ini menyusul target penyelesian pencetakan e-KTP dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019 mendatang.

Plt Kepala Disdukcapil Cianjur Muchsin Sidiq Elfatah, mengungkapkan terkait percepatan tersebut pihak Kemendagri telah memberikan kuota blanko e-KTP sebanyak 30 ribu keping.

“Hasil koordinasi dengan pihak Kemendagri, kita sudah dikasih kuota blanko KTP sebanyak 30 ribu keping. Itu diberikan dalam rangka penyelesaian untuk pemilih, baik itu pemilih tetap  ataupun pemula pada pemilu 2019 yang hingga saat ini masih memiliki surat keterangan,”ujar Muchsin saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Berkaitan dengan itu lanjutnya, pihaknya mulai bekerja secara cepat untuk persiapan pencetakan KTP. Artinya bukan perekaman tapi langsung cetak, isitilah di lingkungan Disdukcapil yaitu PRR, sudah rekam siap cetak.

“Insyaallah mulai Senin kami bekerja semaksimal mungkin untuk memenuhi kurang lebih 86 ribu lebih e KTP yang siap dicetak. Itu dilakukan secara bertahap setiap hari sampai dengan akhir bulan Februari ini,”kata Muchsin.

Jadi jelasnya, selama dua minggu kedepan kita diberikan target untuk memberikan layanan pencetakan el KTP oleh pusat, dengan diberikan blanko KTP sebanyak 30 ribu keping.

“Itu mesti dilakukan cepat karena pada bulan maret nanti tugas kita sudah lain lagi,”imbuhnya.

Makanya kita ultimatum kepada rekan rekan bahwa blanko ini merupakan sarana dari negara, jadi supaya digunakan sebaik mungkin. Kalau dihitung dengan rupiah, terangnya blanko sebanyak 30 ribu keping itu sama dengan Rp 317 juta lebih, perkeping blanko dihargai sebesar Rp 10.500 rupiah.

“Kita ultimatum kepada rekan rekan khususnya para operator harus lebih teliti dan bekerja dengan cepat,”pungkasnya.

Saat ditanya bagaimana tekhnis pelayanan yang akan diberikan?

“Karena kami harus bekerja secara efektif dan terkoordinir. Sebanyak operator yang tersebar di tujuh titik akan kami tarik ke sini (Dinas,red).  Untuk fokus semua, dibagi tugas tiga shift. Jadi kami akan bekerja secara siang dan malam untuk mengejar target tersebut. Nanti kalau sudah selesai akan kita kembalikan lagi bekerja memberikan pelayanan seperti biasa,”jawabnya.

Disingung soal kemungkinan akan terganggunya kegiatan pelayanan umum, degan tegas Muchsin menjamin pelayanan di dinas sama sekali tidak akan terganggu, pelayanan umum akan berjalan seperti biasa.

“Jadi untuk percepatan pencetakan ini kita siapkan SDM khusus. Kami ditantang oleh pa Dirjen, kegiatan ini harus secepatnya selesai. Tentunya ini bisa berjalan lancar dengan adanya dukungan semua pihak, termasuk Pa Plt Bupati yang sangat merespon baik, karena ini menyangkut hajat orang banyak, khsusunya masyarakat Cianjur,”pungkasnya. (NUK)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar