Ditanya Soal Rumah Cugenang, Ibu Plt Bupati Cianjur Gelagapan

Ditanya Soal Rumah Cugenang, Ibu Plt Bupati Cianjur Gelagapan

Foto : Ibu Plt Bupati Cianjur, Anita Sincayani saat menyambangi stan Tim Penggerak PKK Cianjur di ajang Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA Tahun 2019 di Gedung Sate, Bandung, Selasa (13/8/2019).


BANDUNG. Maharnews.com- Raut wajah Anita Sincayani seketika berubah saat ditanya soal rumah pribadinya di Kecamatan Cugenang yang telah dijual ke Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur pada 2016 lalu.

Padahal, saat dimintai tanggapan soal kegagalan Tim Cianjur di ajang Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) Tahun 2019, istri Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman itu masih terlihat santai menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

Wajah Anita tampak tegang menjawab konfirmasi wartawan seputar rumah yang kini telah menjadi kantor Kecamatan Cugenang itu. 

"Rumah di Cugenang. Oh itu, ga tahu atuh, abdimah kirang apal (saya mah kurang tahu),"jawab Anita saat ditemui di halaman Gedung Sate, Bandung, Selasa (13/8/2019), seusai melihat ajang Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) Tahun 2019.

Anita terlihat kaget saat diperlihatkan sebuab bukti kwitansi pembayaran ganti rugi untuk rumah pribadinya di Cugenang  dari pihak pemkab Cianjur. 

Ia pun gelagapan saat dimintai tanggapan soal adanya kesalahan ketik pada bukti kwitansi pembayaran tersebut.

"Aduh, teu henteu terang ibu mah ah, kedah ka bapa (Plt Bupati,red) perkawis eta mah. (Aduh, tidak.. tidak tahu ibu, harus ke bapa soal itu mah),"ucapnya sambil terbata bata.

Diketahui, pemerintah Kabupaten Cianjur melaksanakan kegiatan pengadaan lahan kantor Kecamatan Cugenang. Kegiatan tersebut dilakukan melalui Bagian Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah.

Transaksi jual beli dilakukan pemerintah dengan pemilik lahan bernama Anita Sinca Yani yang merupakan istri dari Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman. Lahan tersebut berada di Kampung Kuta Wetan RT 02 RW 07, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang.

Kendati posisi lahannya menjorok kedalam, namun untuk mendapatkan lahan tersebut dana yang dikeluarkan pemerintah tidaklah sedikit. Tertera dalam dokumen transaski kegiatan nilainya mencapai Rp4 M. (Nuk)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar