IRDA Periksa Desa Ciuendeur, Kok Kades Bunisari yang Hadir

IRDA Periksa Desa Ciuendeur, Kok Kades Bunisari yang Hadir


CIANJUR. Maharnews.com - Inspektorat Daerah (IRDA) Kabupaten Cianjur akhirnya datangi Desa Ciuendeur, Kecamatan Warungkondang guna memeriksa Kepala Desa (Kades), Senin (20/5/2019). Namun Kades Ciuendeur tidak berada di tempat, malahan Kades Bunisari, Kecamatan Warungkondang yang diketahui kemudian sebagai adiknya, turut mengikuti jalannya pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun, tim IRDA yang diketuai oleh Ridwan Nugraha, bersama 3 orang lainnya mendatangi Pemerintahan Desa Cieundeur sekitar jam 9 pagi. Namun Kades Ciueundeur tidak berada di tempat, meski begitu pemeriksaan terus berlanjut dan dihadiri Camat, Sekmat, Kasipem kecamatan Warungkondang, Dana Pos, BPD Desa Ciuendeur,  Perangkat Desa,  LPM dan Kades Bunisari.

Ketua BPD Ciuendeur, Dudun mengungkapkan kebingungannya terkait tidak hadirnya Kades. Padahal pagi-pagi sekali sekitar jam 06.30 Kades Cieundeur dan Kades Bunisari sempat datang ke desa dan mengambil laptop beserta berkas SPJ 2018 yang belum rampung.

"Sepengetahuan saya tidak selesainya SPJ karena masih banyak kegiatan yang belum dilaksanakan dan pajak belum dibayarkan," ungkapnya.

Menurut Dudun tidak hanya IRDA yang merasa kecewa, ia pribadi juga merasakan hal yang sama. Apalagi diduga banyak data-data desa yang diperlukan untuk proses pemeriksaan oleh IRDA turut dibawa Kades.

"Lebih membingungkan lagi kok malah yang hadir pada saat pemeriksaan Kades Bunisari yang memang diketahui adik dari kades Cieundeur," tuturnya.

Sementara, masyarakat Desa Ciuendeur, Yudi mengatakan dengan peristiwa hari ini membuat kami lebih yakin bahwa dugaan banyaknya pelanggaran di desanya benar-benar terjadi. Ini seolah-olah Kepala desa Cieundeur kabur membawa barang bukti. 

"Wajar kami curiga, karena sebelum Irda datang, Kades Cieundeur dan Kades Bunisari datang lebih pagi dari biasanya dan membawa laptop beserta sejumlah berkas lalu pergi entah kemana, dan kami benar-benar kecewa dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh Kepala desa Cieundeur," katanya.

Yudi berharap hal ini sampai ke PLT Bupati Cianjur, sehingga bisa secepatnya diberhentikan sesuai dengan surat permohonan Camat Warungkondang yang didasari oleh mosi tidak percaya terhadap kades Cieundeur dari masyarakat. Selain itu juga untuk segera memproses seluruh dugaan pelanggaran yang telah dilakukannya berdasarkan aturan atau hukum yang berlaku.

"Dengan adanya kejadian ini akan semakin mengalir deras mosi tidak percaya dari tokoh serta warga desa Cieundeur," tutupnya.

Pemeriksaan dugaan korupsi Kades Ciuendeur akan dilanjutkan besok, Selasa (21/5/2019). Agenda pemeriksaan cek fisik/lapangan, selain itu IRDA meminta pihak kecamatan supaya bisa menghadirkan Kades. (wan)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar