Jilid Dua : Kasus Desa Sukalaksana Kembali Mencuat
Warga Minta Pengaduan di Tindak Tegas

Jilid Dua : Kasus Desa Sukalaksana Kembali Mencuat

Foto : Poto Ilustrasi


Maharnews.com
CIANJUR. Sebelumnya pada awal Tahun 2017 warga Desa Sukalaksana Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur, telah mengadukan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa (DD) kepada pihak yang berwenang. Kini di penghujung tahun 2018, warga  kembali melaporkan oknum Kepala Desa Sukalaksana atas kasus dugaan tindak pidana korupsi DD.

Abah (50) tahun tokoh warga Desa Sukalaksana kepada awak media menuturkan diawal 2017 bersama masyarakat telah melakukan pelaporan oknum kepala desa, kepada Bupati Cianjur, bahkan ke pihak penegak hukum.

"Saat itu akhirnya kepala desa sempat di nonaktifkan selama tiga bulan," ungkapnya, Rabu (28/11/2018).

Sekarang, sambung Abah, di penghujung tahun 2018 warga kembali mengadukan kasus dugaan tindak pidana korupsi DD yang dilakukan oleh oknum kades yang sama.

"Kami laporkan kembali kapala desa, sekitar dua minggu yang lalu," sebutnya.

Ketua BPD Desa Sukalaksana, Unar membenarkan adanya pengaduan dugaan tindak pidana korupsi DD yang di adukan warga.

"Betul warga Sukalaksana kembali melakukan pengaduan terhadap pihak terkait," ujarnya.

Unar menyebut, Ia selaku BPD memiliki Surat Keputusan (SK) dari Bupati turut dipanggil oleh penyidik tipikor untuk diminta keterangan. Namun, saat ini Ia masih menunggu hasil audit dari Inspektorat Daerah (IRDA) Kabupaten Cianjur.

 "Informasi dari IRDA Kabupaten Cianjur, masalah ini akan diproses pada pertengahan Desember 2018, tetapi tidak sampai melewati tangun 2019," jelasnya.

Di singgung soal apa saja yang diadukan warga terhadap pihak terkait, Unar mengatakan ada beberapa dugaan tindak pidana yang di adukan warga. Diantaranya, Pengadaan kendaraan Ambulance, pembangunan infrastruktur Jalan, TPT, dan gaji siltap pegawai desa, serta masih banyak yang lainnya.

"Ditambah lagi kades untuk satu bulan ini tidak masuk kerja," bebernya.

Dilain pihak, Kepala Desa Sukalaksana saat hendak dikonfirmasi, dirinya tidak ada di tempat. Menurut salah seorang staff, kades Sukalaksana tidak ada, dan Ia tidak mengetahui  kemana perginya.

Camat Sukanagara, Dede Saputra saat dikonfirmasi melalui sambungan whatsApp, Kamis (29/11/2018), membenarkan adanya dugaan yang diadukan warga. Bahkan pihaknya memberikan apresiasi atas keberanian warga Desa Sukalaksana.

"Tak hanya warga, tapi kita juga telah menyampaikan laporan ke IRDA, semua telah kita sampaikan, tinggal tunggu aja hasil klarifikasi," ucapnya.

Camat juga menambahkan, sebelumnya kita juga telah melakukan pengawasan, serta melakukan klarifikasi. Tetapi Kades Sukalaksana selalu tidak ada ditempat.

Keterangan lebih rinci terkait laporan warga, Kepala IRDA Kabupaten Cianjur, Henry melalui Sekretaris IRDA, Asep Suhara mengatakan hal senada.

"Tindak lanjutnya desa Sukalaksana kita akan proses pada bulan Desember ini," tegasnya saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan whatsapp. (nn/nuki)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar