Lahan Rest Area Haurwangi Milik Siapa?

Lahan Rest Area Haurwangi Milik Siapa?

Foto : Salah satu sudut di lokasi rest area Haurwangi yang masih ditutup untuk publik.


CIANJUR. Maharnews.com - Tercatat sudah tiga tahap pembangunan rest area Haurwangi dilaksanakan, namun hingga kini proyek yang telah menelan dana sekitar 17 milyar APBD itu tak kunjung selesai. Lebih miris lagi, status lahan yang digunakan untuk pembangunan tersebut bukan milik pemerintah daerah (Pemda).

Pantauan di lapangan maharnews, lokasi rest area Haurwangi hingga saat ini masih ditutup untuk publik. Dinding pembatas yang bermaterial seng bercat biru masih berdiri tegak membetengi lokasi tersebut. Masuk kedalam, terlihat sejumlah pekerja memasang pagar dan paving block. Di sudut salah satu bangunan semi permanen yang terlihat seperti direksi kit terpasang papan proyek Pembangunan Rest Area Haurwangi (Lanjutan) tahun anggaran 2019.

Informasi dihimpun, Pembangunan Rest Area Haurwangi Tahap I dilaksanakan 21 Maret 2017 dengan pagu paket 9 milyar, sedangkan pembangunan lanjutan Rest Area Haurwangi tahap kedua dilaksanakan 26 Maret 2018 dengam pagu paket 5 milyar. Tak sampai disitu, pembangunan tahap ketiga Pembangunan Rest Area Haurwangi (Lanjutan) dilaksanakan tanggal 8 Mei 2019 dengan pagu paket 3 milyar. 

Tetapi bukan itu yang menjadi permasalahnnya, hingga kini lahan rest area yang berada di sisi sungai Citarum tersebut masih misteri. Hasil penelusuran, meski telah tiga tahun berjalan, lahan rest area tersebut masih seratus persen milik PT Jasa Marga. Alhasil muncul pertanyaan, dari mana dasar pembangunan rest area Haurwangi di lahan itu.

Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur, Wahyu Budi Raharjo tidak mengetahui secara persis status lahan yang digadang milik PT Jasa Marga. Ia menerangkan sesuai arahan Plt Bupati, Herman Suherman yang kala itu masih menjabat sebagai Wakil Bupati, pengurusan lahan diserahkan ke bagian pemerintahan, Sekretariat Daerah. 

"Advice dari Plt. Bupati terkait status lahan rest area Haurwangi menjadi kewenangan bagian pemerintahan," terangnya saat ditemui di kantornya, Selasa (22/10/2019).

Budi tak menampik bahwa lahan tersebut merupakan milik PT Jasa Marga. Ia juga mendengar informasi bahwa rencananya lahan itu akan dibeli oleh pemkab Cianjur, namun terkait penjelasan detail perkembangannya Budi mengarahkan langsung ke Kepala Bagian Pemerintahan (Kabagpem).

“Langsung saja ke Bagian Pemerintahan untuk penjelasan kang,” ucapnya. (wan)
 



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar