Pemilu Tinggalkan Duka, Di Kota Bogor 2 orang Meninggal 6 Dirawat

Pemilu Tinggalkan Duka, Di Kota Bogor 2 orang Meninggal 6 Dirawat


BOGOR. Maharnews.com - Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 menyimpan banyak duka dalam proses penghitungan suara. Hal tersebut dialami para petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di berbagai wilayah provinsi di Indonesia.

Berdasarkan Informasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor, terdapat dua orang meninggal dunia dari TPS 31 Bondongan dan TPS 75 Tegal Gundil. Petugas yang jatuh sakit pun berjumlah enam orang, satu diantaranya mengalami patah tulang akibat terjatuh dari motor.

Ketua KPU Kota Bogor, Syamsudin, menyampaikan pihaknya di lapangan sudah mendata para petugas yang mengalami musibah. Terkait itu KPU RI pun sedang membicarakan hal tersebut dengan Menteri keuangan (Menkeu) guna menyikapinya.

“KPU RI katanya sedang membicarakannya dengan pemerintah, dalam hal ini dengan Menkeu (Menteri keuangan, red),” ungkap Syamsudin melalui pesan singkat, Selasa (23/4/2019).

Beberapa faktor tersebut terjadi akibat kelelahan beberapa petugas hingga jatuh sakit hingga meninggal dunia. Sejauh ini, KPU RI telah mendata sekitar 465 orang yang dibagi 374 jatuh sakit, dan 91 orang meninggal dunia.

"Semoga, segera ada kabar dan kepastian yang bersifat positif," pungkasnya singkat.

Kabar terbaru, total 107 KPPS meninggal dunia dari seluruh Indonesia, padahal sehari sebelumnya tercatat hanya 91 orang. Petugas KPPS yang jatuh sakit hingga meninggal, terbagi dari wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, Banten, Riau, Kalimantan Selatan, D.I Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Bali, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Maluku. (AP)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar