Pemkab Cianjur, Harus Berani Mengusulkan 2114 Honorer K2
Ampuh Sebut APBD Cianjur Sanggup Melaksanakan Itu

Pemkab Cianjur, Harus Berani Mengusulkan 2114 Honorer K2

Foto : Perwakilan Honorer Cianjur saat audensi di gedung wakil rakyat


CIANJUR - MaharNews.com- Polemik mengenai nasib para tenaga honorer kategori 2 (K2) memang menyita perhatian publik. Kendati baru-baru ini mencuat kabar para honorer K2 yang seleksinya tidak lolos menjadi calon pegawai negri sipil (CPNS).

Guna untuk hal tersebut, puluhan perwakilan Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I), rabu 6/3/2019 melakukan audensi dan mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, untuk terus berupaya mendorong pemerintah menentukan nasib mereka.

Wakil ketua forum (FHK21) Faisal usai melakukan audensi kepada awak media mengatakan, Saya selaku orang kedua dalam FHK21 Cianjur, kita berharap kepada pemerintah daerah, betul-betul serius dalam menangani pendidikan di Kabupaten Cianjur.

"Sehubungan dengan hal itu, Cianjur hanya memberikan formasi untuk katagori dua hanya 250 orang, sementara hinorer K2 di Cianjur ada 3980 orang. Dengan hal itu kami mohon kepada DPR supaya dikomunikasikan dengan pihak eksekutif, supaya repormasi itu bisa bertambah.

Kalau misalkan permohonan kami tidak dipenuhi maka kami K2 akan melakukan aksi unjuk rasa yang masanya tidak ternilai,"ujarnya.

Wakil ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Sapturo menegaskan, Karena jumlah rata-rata mereka mengajar mendidik disekolah, tentu saja mereka harus mendapatkan penghargaan.

Berbeda dengan guru non PNS karena dia sudah terdaftar, kemudian sudah tergolong, bahwa sudah punya pengakuan kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud)
mereka honorer katagori dua (K2) harus dihargai pengorbanan,"ujarnya.

"Terbentur dengan aturan, maka regulasi ini, pemerintah daerah harus segera menyiapkan, aturan yang bisa pakai payung hukum ketika yang bersangkutan punya setatus P3K daerah,"lanjut Sapturo.

Pemerintah daerah harus berani (BKD) mengusulkan 2114 honorer katagori dua (K2) yang belum bernasib baik, supaya mereka di angkat, dengan resiko Pemerintah Daerah menyediakan anggaran, atau 61 miliar itu menambah guru P3K,"tegasnya.

Terpisah ketua  Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Ustd Yana mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cianjur, sebenarnya mampu, jangan untuk 1360, untuk seluruh K2 ditetapkan untuk menjadi tenaga P3K.

Itu APBD Cianjur, sanggup dan itu menjadi catatan buat kami, untuk kemudian akan dibawa kepada pertemuan selanjutnya,"ujarnya.

"Dan kalau kita melihat fakta yang ada saat ini, pemerintah kabupaten  (Pemkab) Cianjur, senantiasa beralasan bahwa, keterbatasan anggaran, Tetapi setelah kemudian kita hitung ulang, jangan kan 1360 orang, untuk 3000 lebih honorer K2 yang sudah ada data best di BKN, Apbd Cianjur sanggup melaksanakannya,"pungkas Yana.



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar