Peringatan Maulid Nabi Momentum Perbaikan Akhlakulkarimah

Peringatan Maulid Nabi Momentum Perbaikan Akhlakulkarimah

Foto : Ikustrasi (net)


CIANJUR.Maharnews.com - Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau 20 April 571 Masehi merupakan hari lahirnya sang Nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW.

Kelahiran beliau menjadi rahmat bagi seluruh alam dan setelah beliau diangkat menjadi Rasul, beliau bertugas memperbaiki akhlak umat manusia. 

Sebagaimana hadist nabi Muhammad, "Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak." 

Di Indonesia, peringatan maulid nabi dirayakan dengan tradisi yang berbeda-beda, namun tujuannya tetaplah sama yakni mempelajari sejarah hidup beliau sebagai upaya melakukan perbaikan  akhlak yang sesuai ajaran Islam. 

Tahun ini, peringatan maulid nabi jatuh pada hari Sabtu, 9 November. Di Kabupaten Cianjur, segenap umat Islam di berbagai pelosok desa tampak bersukacita merayakan hari lahirnya Rasulullah.

Semua itu dilakukan mereka, sebagai bentuk perwujudan rasa cinta dan syukur kepada nabi Muhammad SAW.

"Peringatan Maulid Nabi tahun ini harus menjadi sebuah momentum segenap umat Islam untuk perubahan ke arah yang lebih baik, kepada hal yang positif,"kata Kang Asep, salah seorang ustad di Ciranjang.

Menurut santri jebolan Pesantren Tebuireng itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad shalallahu alahi wassalam kiranya perlu dijadikan sebagai wadah untuk mengintrospeksi diri bagi masyarakat, khususnya soal akhlakulkarimah.

"Perjuangan Rasulullah dalam menegakan agama Islam merupakan sebuah cerminan bagi kita yang hidup di masa sekarang,"imbuhnya.

Khusus bagi pemangku kebijakan di Cianjur, Asep berharap para pejabat dapat mengambil sosok Nabi Muhammad sebagai suri teladan dalam kehidupan. Hal ini terutama dalam membangun Kota Cianjur agar lebih baik lagi di masa mendatang.

"Cianjur ini kan terkenal dengan sebutan Kota Tatar Santri. Jangan sampai itu hanya sebutan saja. Ini merupakan pekerjaan rumah bersama, kita harus bisa menunjukan bahwa Cianjur memang pantas menyandang sebutan Tatar Santri,"tegasnya. (Cr9).



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar