Plt Bupati Cianjur Berhalangan, Sidang Kasus Pemerasan oleh KPK Gadungan Ditunda

Plt Bupati Cianjur Berhalangan, Sidang Kasus Pemerasan oleh KPK Gadungan Ditunda

Foto : Suasana persidangan kasus pemerasan dan pengancaman oleh KPK Gadungan. Terdakwa Mustajab latif tampak mengenakan kaos putih duduk di kursi paling depan, Kamis (16/5/2019).


CIANJUR. Maharnews.com - Sidang lanjutan kasus pemerasaan dan pengancaman oleh KPK gadungan yang rencananya digelar Kamis (16/5/2019) di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN), batal terlaksana. 
Persidangan tersebut ditunda lantaran semua saksi dari pihak jaksa penuntut umum berhalangan hadir.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini rencananya akan menghadirkan lima orang saksi, sayang semuanya tidak dapat menghadiri persidangan, termasuk Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman. Hingga akhirnya Hakim Ketua sidang, Lusiana Lamping memutuskan sidang ditunda  23 Mei 2019.

Tim kuasa hukum untuk terdakwa Mustajab Latif, Nico poltak sihombing dan Togar julio parhusip dari kantor hukum Hotma Sitompoel terlihat sedikit kecewa, karena sidang akhirnya harus ditunda. 

"Semua saksi tak hadir maknya sidang terpaksa ditunda hingga minggu depan tetap di hari kamis,"ujar Nico saat ditemui Maharnews.com di halaman kantor PN Cianjur seusai mengkuti persidangan.

Sesuai pernyataan jaksa, lanjut Nico, para saksi yang dihadirkan pada sidang lanjutan nanti tetap sama, artinya tidak ada penambahan saksi.

"Tadi saat sidang kita sampaikan apakah sidang nanti akan dihadirkan sakai barulainnya. Tapi majelis hakim dan jaksa sepakat akan tetap menghadirkan saksi yang sekarang ini terlebih dahu,"kata Nico.

Saat ditanya apakah salah satu dari saksi itu adalah Plt Bupati Cianjur Herman Suherman?

"Iya betul, salah satunya itu bapak Herman Suherman. Dia itu menjadi saksi pelapor juga saksi korban,"imbuhnya.

Sementara itu, alasan ketidakhadiran Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman saat persidangan, diketahui karena ada tugas dinas lain yaitu menghadiri undangan rapat terkait penanganan konflik sosial 2019 tingkat kabupaten dari Menko Polhukam.

"Pa Plt nya berhalangan hadir, ada kegiatan rapat, undangan dari Menko Polhukam,"kata Inu Jajuli, kuasa hukum Herman Suherman.

Sebelumnya, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman dipanggil jadi saksi sidang lanjutan kasus  pemerasaan dan pengancaman dengan terdakwa Mustajab Latif. 

Rencananya sidang dengan nomor perkara 84/Pid.B/2019/PN.Cjr itu akan digelar hari ini, Kamis (16/5/2019) dengan agenda pemeriksaan saksi saksi. 

Informasi dihimpun, lima orang saksi akan dihadirkan dalam persidangan tersebut, antara lain Herman Suherman, Hj Nova, Muhammad Solih, Yuyus, Ammir Arif. (Nuk)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar