Plt Bupati Cianjur Sentil BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi

Plt Bupati Cianjur Sentil BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi

Foto : Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Yasmine Ramadhan Harahap menunjukan berkas kerjasama Pemkab Cianjur dengan BPJS Kesehatan yang sudah ditandatangani. Tentang program Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Didaftarkan Oleh Pemkab Cianjur tahun 2020. Acara berlangsung di Pendopo Cianjur, Jumat (8/11/2019).


CIANJUR. Maharnews.com- Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman sentil BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi dengan keluhan masyarakat dan direktur rumah sakit di Cianjur.

Sentilan disampaikan Herman saat acara penandatanganan perpanjangan kerjasama antara Pemkab Cianjur dengan BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi tentang Kepesertaan Program Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Didaftarkan Oleh Pemkab Cianjur tahun 2020, berlangsung di Pendopo Cianjur, Jumat (8/11/2019).

Dihadapan para tamu undangan, dalam sambutannya, orang nomor satu di Cianjur itu menyampaikan soal keluhan yang dialami rumah sakit. Seolah keluhan itu disampaikan langsung direktur rumah sakit kepadanya.

"Untuk BPJS, terimaksih bu selama ini kita sudah bekerjasama dengan baik. Walaupun ini dari direktur rumah sakit masih ada yang terus menanyakan kepada saya, bagaimana. Ya mudah mudahan hal tersebut kedepan tidak terjadi lagi ya bu,"kata Herman sambil melempar senyum ke Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Yasmine Ramadhan Harahap.

Herman berharap seluruh masyarakat Cianjur bisa ikut serta dalam program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (KIS). 

"Kita tentunya ingin tidak hanya sampai 90 persen tapi 100 persen masyarakat Cianjur bisa ikut BPJS Kesehatan. Karena sudah terasa, dengan ikut BPJS Kesehatan ini bisa meringankan beban masyarakat,"ujarnya.

Pada kesempatan itu, Herman juga mengungkapkan soal keluhan masyarakat terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Bahkan dia menginginkan agar BPJS bisa mempertimbangan kembali soal kenaikan tersebut supaya tidak membebani masyarakat.

"Kita juga ini mendapat keluhan warga masyarakat, kiranya kenaikan ini, yang sekarang sudah ramai ya bu yah. Kami mohon agar apa namanya, dipertimbangkan kembali, sehingga tidak membebani masyarakat,"pinta Herman.

Herman mengaku kenaikan tersebut cukup berdampak kepada APBD, bahkan Tim TAPD juga sudah pusing memikirkan persoalan tersebut. Tapi karena kebaikannya signifikan, walaupun seperti itu akan tetap diupayakan bagaimana caranya agar semua pelayanan kepada masyarakat terpenuhi. Meskipun ada kenaikan tidak berpengaruh.

"Cuma untuk satu poin, saya ingin kerjasama ini terjalin baik dan juga soal pembayaran ke rumah sakit bisa lebih cepat kembali,"pesan Herman kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi. (Nuk)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar