Politisi Gerindra Sahli Saidi, Tolak Kenaikan BPJS

Politisi Gerindra Sahli Saidi, Tolak Kenaikan BPJS

Foto : Sahli Saidi Ketua Komisi (D) DPRD Cianjur


CIANJUR. Maharnews.com - Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sahli Saidi dan juga ketua komisi (D) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, dengan tegas menolak BPJS naik.

Dia meminta pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan karena sangat berdampak pada mereka yang tergolong warga miskin.

Menurutnya "Makanya ini bakal jadi bomerang dan seharusnya pemerintah membatalkan masalah BPJS dinaikan. Karena tentu saja, pengobatan geratis pada masyarakat miskin, itu harus di utamakan," Tandas Sahli Saidi, saat dimintai tanggapan soal rencana kenaikan BPJS di Gedung DPRD, Jumat (11/10/2019).

Sahli menegaskan, Hal ini jelas harus menganggarkan untuk masyarakat, seperti kita dulu di Kabupaten kaya SKTM, itu metupakan program pemerintah sendiri. 

"Karena dengan adanya program BPJS tersebut, sihingga di cabut sama pemerintah pusat. Nah sekarang dengan adanya BPJS jadi tambah menjerit lagi warga miskin dengan kenaikan BPJS.

Kalau kita lihat sendiri aja, anggaran BPJS ini kemana ya?. Dan pribadi saya sendiri dengan keluarga empat orang, yang tiap bulan dipotong gaji. Itu kalau keluarga tidak sakit, nah yang jadi pertanyaannya, itu anggarannya kemana, kali berapa ribu orang.

"Makanya nanti kita akan datang ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pusat. Kita akan tanyakan alasanya kenapa. Kalau dewan menolak atau dan tidak itu bingung, karena nanti masyarakat juga banyak yang menjerit-jerit atas kenaikan ini,"Ujarnya.

Lebih rinci Sahli sahli mengatakan, Apa lagi nanti bakal banyak masa aksi demo, soal BPJS naik, pokonya lihat aja nanti seperti apa sih perjalanan BPJS yang naik,"Tukasnya.

Disinggung soal banyaknya masyarakat yang menolak kebijakan pemerintah tersebut, Sahli Saidi secara tegas menolak secara pribadinya.

"Kalau dari pihak saya pribadi dengan tegas saya menolak BPJS di naikan,"Tegasnya. (NN).



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar