Potret Tatar Santri : Kakek 80 Tahun Mengais Rejeki Jualan Sapu, Raih Keuntungan 20.000 Perhari

Potret Tatar Santri : Kakek 80 Tahun Mengais Rejeki Jualan Sapu, Raih Keuntungan 20.000 Perhari

Foto : Abah Omi 80 Tahun penjual Sapu


CIANJUR. Maharnews.com - Abah Omi 80 Tahun warga Kampung Kabandungan Rt 02/03 Desa Padaluyu, Kecamatan Cugendang Kabupaten Cianjur, semangat kerjanya, tak pernah kendur. Kendati harus berjalan kaki kiloan meter dia tetap jalani untuk menyambung hidup.

Sejak pagi buta dia mengaku berjalan kaki dari rumah menuju pusat kota tatar Santri Cianjur, sembari memikul beberapa ikat Sapu mengais rejeki untuk penyambung hidup, meski harus berjalan kaki 10 km lebih dari pukul 04.00 WIB.

Ditemui saat sedang beristirahat menghilangkan rasa lelahnya, di gerbang pintu masuk kantor wakil rakyat Cianjur, Senin (2/12/2019), dengan nada lirih, kakek berusia 80 tahun itu mengaku sudah tiga tahun mengais rejeki dari jualan sapu, dengan penghasilan 20.000 perhari.

" Atos tilu tahun Abah ngicalan sapu kanggo napakahan keluarga, kengeng bati 20.000 sadinteun" Kata Omi seraya menundukan kepala.

Ditanya soal dagangannya modal sendiri apa punya orang lain, Omi menjelaskan, sapu yang dijualnya itu modal orang lain. 

" Ini sapu dagangan yang abah jual merupakan setoran. Abah ngambil dari Toko sapu yang ada di Pasar Jebrod, dari Nyi Eti sebanyak 15 Sapu dengan harga 1500, dan dijual Rp 20.000 rupiah," Jelasnya.

Omi juga mengaku dalam melakukan aktivitas jualan sapunya tidak pernah habis, paling laku sebanyak delapan (8).

"Paling dalam setiap harinya sapu yang abah jual cuma laku 8 biji, dan sekarang ini sapu belum ada yang beli " Teu acan pangraris" Ucapnya sembari mengusap keringat yang ada di keningnya.

Kakek tua itu dengan langkah tertatih -tati dan lamban, kembali melanjutkan aktivitas jualan dan memikul barang dagangan dengan harapan Sapu yang dipikulnya laku terjual. (NN)

 



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Semua Komentar

Komentar