Data yang Adil, Harapan yang Tepat Sasaran

Foto : Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Isfhan Taufik Munggaran
CIANJUR.maharnews.com - Di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, sebuah keprihatinan tulus terungkap dalam dialog bersama masyarakat. Anggota Komisi VIII DPR RI, Isfhan Taufik Munggaran, menyimak langsung cerita warga yang terdampak perubahan kategori DESIL dalam data Program Keluarga Harapan.

Ada keluarga yang dari DESIL 2 tiba-tiba bergeser ke DESIL 6 sebuah perubahan angka yang ternyata membawa dampak berat bagi kehidupan mereka. Bantuan sosial dan akses layanan kesehatan yang seharusnya menjadi penopang, justru terancam terputus.
"Jangan sampai angka di atas kertas menentukan nasib kehidupan yang nyata, tanpa benar-benar memahami kondisi di lapangan." terang Isfhan Taufik Munggaran

Isfhan menegaskan, data bukan sekadar deretan angka. Ia adalah cerminan kemanusiaan. Pemutakhiran data harus dilakukan dengan hati-hati, cermat, dan jujur menyelami kenyataan hidup setiap keluarga, bukan sekadar perhitungan di atas meja. Satu kesalahan data bisa berarti hilangnya perlindungan bagi mereka yang paling membutuhkan.
Perhatiannya juga tertuju pada keberadaan satu Kartu Keluarga yang terkadang membebani nasib seluruh anggotanya hanya karena satu faktor penilaian sebuah ketidakadilan yang patut dikaji dan diluruskan.

Langkah nyata pun diambil: jembatan komunikasi dibangun langsung dengan para pendamping PKH di lapangan. Sebuah jaring harapan, agar keluhan warga tidak terputus di tengah jalan, tetapi mengalir deras menuju meja kebijakan di pusat.
"Para pendamping adalah mata dan telinga kita di lapangan. Mereka yang paling dekat dengan rakyat, dan suara mereka harus didengar dengan jelas." pungkasnya.
- Irwan: Kesetiaan yang Berakar di Hati
- HUT WACI Ke-3 Tahun, Merayakan Kata, Mengukir Harapan
- HUT ke-19 RSUD Cimacan: Menanam Harapan di Dada Para Penolong Masa Depan
- Di Tengah Tanah yang Bergeser, Harapan Tak Boleh Ikut Terlontar
- Selamat Jalan, Ahmad Sajidin: Penuh Dedikasi di Sudut Berita yang Tak Pernah Terlupakan
- Tenaga Ahli yang Diamankan Saat OTT KPK di BNPB , Apakah dari Cianjur?
- Komisi I DPRD Bakal Panggil BKPSDM, Proses Sanksi di RSUD Sayang Harus Diuji Ulang













