Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Pemahaman Masyarakat Dongkrak Capaian Program KB Cianjur

Pemahaman Masyarakat Dongkrak Capaian Program KB Cianjur

Foto : Ilustrasi (net)



CIANJUR. Maharnews.com – Pengendalian penduduk serta peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Cianjur menjadi salah satu prioritas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur. Tercatat, berbagai capaian positif dalam pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) sepanjang tahun 2025. 

Program KB merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak. Melalui program ini, diharapkan terbentuk keluarga yang sehat, berkualitas, serta sejahtera secara sosial dan ekonomi.

Jabatan Fungsional Penata Kependudukan KB DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Ida Farida, mengatakan program KB Cianjur dapat dikatak berhasil. Pasalnya jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) yang mengakses layanan KB sepanjang 2025 mencapai ratusan ribu pasangan.

“Jumlah Pasangan Usia Subur yang mengakses layanan KB di Kabupaten Cianjur mencapai 385.898 pasangan,” ucapnya, Sabtu, 7 Februari 2026. 

Ida menerangkan, Cianjur kota menjadi wilayah dengan jumlah PUS tertinggi yang memanfaatkan layanan KB dan Kecamatan Leles tercatat sebagai wilayah dengan jumlah peserta KB paling sedikit.

“Dari sisi jenis alat kontrasepsi, KB suntik masih menjadi pilihan utama masyarakat Kabupaten Cianjur. Sebaliknya, metode kontrasepsi permanen seperti vasektomi tercatat paling sedikit digunakan,” terangnya.

Ida menambahkan, meningkatnya pemahaman masyarakat akan manfaat program KB bagi masa depan keluarga menjadi faktor penting. Persentase capaian program KB dicianjur mencapai persentase 64,55 persen.

“Alasan masyarakat mengikuti program KB karena ingin anak-anaknya bisa sekolah lebih tinggi dan hidup sejahtera. Jarak kelahiran yang lebih terencana membuat keluarga lebih siap secara finansial dan mental,” tutupnya. ***





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE