Korban Dugaan Pencabulan Alami Trauma, Terlapor masih Menghirup Angin Segar

Korban Dugaan Pencabulan Alami Trauma, Terlapor masih Menghirup Angin Segar

Foto : Kuasa hukum korban Gan Gan Gunawan Raharja,SH,.MH saat gelar konferensi pers di rumah korban


Cianjur.maharnews.com - Laporan kasus dugaan pencabulan dan kekerasan dengan terlapor Inisial RI, warga Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur masih belum ada tindak lanjut, pasalnya, terlapor hingga saat ini masih menghirup angin segar.

Kuasa hukum korban, Gan Gan Gunawan Raharja, SH,.MH mengatakan dugaan pencabulan dengan kekerasan yang dilaporkan pada tanggal 22 November 2023 kepada Satreskrim Polres Cianjur, namun belum ada tindak lanjut.

"Padahal semua saksi telah dihadirkan dan dimintai keterangan oleh penyidik, bahkan alat bukti juga sudah disampaikan," ujar Gan Gan saat menggelar konferensi pers di rumah korban, Kamis (8/2/2024).

Gan Gan meminta Satreskrim Polres Cianjur untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut, dan menangkap terlapor terduga pelaku pencabulan.

"Secepatnya harus segera ditangkap karena keluarga Klien kami ini sudah merasa gerah melihat terlapor masih berlalu lalang menghirup angin segar, katanya.

Ditanya, apakah penasehat hukum sebelumnya pernah melakukan konfirmasi terkait tindak lanjut perkara ini kepada pihak penyidik?

Gan Gan mengaku telah melakukan konfirmasi, namun menurut keterangan dari pihak satreskrim akan melakukan gelar perkara dulu.

"Informasi akan melakukan gelar perkara, Akan tetapi hingga bulan Pebruari ini tidak ada tindaklanjutnya," katanya.

Sementara korban, saat ini masih trauma atas kejadian yang dialaminya, menurut orang tuanya untuk keluar rumah pun tidak berani.

"Anak saya sangat trauma sekali, murung, dan saat ini malas keluar rumah, bahkan melihat orang pun tidak mau" kata ibu korban.

Orang tua korban berharap polisi untuk segera menindaklanjuti laporan dan menangkap terlapor terduga pelaku.

"Saya sangat geram sekali ketika melihat terlapor sering lewat depan rumah, maka segera tangkap," kata ibu korban. (nn)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE