Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Menanti Komitmen Presiden Joko Widodo

Menanti Komitmen Presiden Joko Widodo

Foto : Presiden RI Joko Widodo


CIANJUR.Maharnews.com- Gelar acara silaturahmi nasional (SILATNAS) antara Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dengan Presiden Joko Widodo, Selasa (29/3)2022) nanti dipastikan berbeda dari sebelumnya. 

Pasalnya, selain bersilaturahmi dengan orang nomor satu di Indonesia itu, segenap anggota APDESI yang hadir nanti di Istora Senayan Jakarta akan menyaksikan sebuah momen penting dan sakral. 

Mereka akan menjadi saksi ketika seorang pemimpin bangsa benar benar menepati komitmennya merealisasikan aspirasi kepala desa melalui perjuangan APDESI yang dituangkan dalam lembaran naskah perjanjian. 

Apirasi yang diperjuangkan tersebut antaralain ; 

a. Regulasi tentang anggaran Dana Desa sebesar 5% diperuntukan untuk dana operasional aparatur Desa. 

b. Sebagai bagian dari unsur pemerintahan daerah sesuai UU No. 6 tahun 2014 maka stemple kepala desa dikembalikan dengan lambang Garuda 

C.Komitmen Bapak Presiden untuk menyederhanakan regulasi penggunaan anggaran Dana Desa, termasuk mekanisme gaji aparat desa perbulan. 

d. Revisi Perpres Nomor 104 Tahun 2021 dalam Penggunaan Dana Desa. 

e. Komitmen Bapak Presiden untuk membangun sinergitas Kementerian yang melaksanakan program ke Desa harus berkoordinasi dengan Pemerintahan Desa, mulai dari pendataan hingga pelaksanaan Program. 

f. Komitmen Bapak Presiden untuk menaikkan anggaran Dana Desa minimal 4% dari APBN tahun 2023. 

Sebagai informasi, kegiatan Silatnas ini merupakan tindak lanjut dari surat dari Panitia Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Nomor: 06/PAN-SILATNAS APDESI/III/2022 dan hasil rapat persiapan Silatnas Desa Tahun 2022 pada tanggal 22 Maret 2022 di Jakarta. 

Dimana agenda silatnas ini adalah menyaksikan langsung komitmen Presiden dalam merealisasikan aspirasi kepala desa melalui perjuangan Apdesi. 




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE