Peringatan HUT ke 61, BPN Cianjur Serahkan 6000 Sertifikat PTSL Kepada Masyarakat

Peringatan HUT ke 61, BPN Cianjur Serahkan 6000 Sertifikat PTSL Kepada Masyarakat

Foto : Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Anthoni Tarigan


Cianjur. Maharnews.com - Peringatan hari jadi ke 61 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), di Kabupaten Cianjur,  diisi dua sesi acara, yaitu pemberian Satya lencana dan penyerahan 6000 sertifikat dari program prioritas nasional dan strategis Nasional.

Peringatan dengan mengusung tema "Percepatan Pemulihan Ekonomi melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional" berlangsung digelar di kantor BPN di Jalan Raya Bandung No. 61 Sadewata, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jum'at (24/09/2021).

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Anthoni Tarigan mengatakan, dalam peringatan hari Agraria dan Tata Ruang ke 61 Tahun 2021, ATR/BPN Kabupaten Cianjur, melaksanakan dua sesi kegiatan.

"Sesi pertama pemberian Satya lencana kepada pegawai yang sudah 30 tahun mengabdi, dan yang kedua penyerahan sertifikat program prioritas nasional dan strategis Nasional," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk sertifikat yang diberikan hari ini ada 20 sertifikat hak pakai untuk pemerintah seperti PLN, BMN, dari Kementerian PUPR di bawah koordinasi dan 6000 sertifikat program PTSL kepada masyarakat.

"Penyerahan 20 sertifikat diberikan secara simbolis dan selanjutnya akan diberikan petugas BPN kelapangan atau kepada masyarakat yang mendapatkannya," kata Anthoni.

Disinggung soal target program PTSL di Kabupaten Cianjur, Anthoni mengungkapkan, untuk tahun ini targetnya ada 70.000 bidang tanah.

"Sekarang masih terus melanjutkan dan mengumpulkan data fisik dan  yuridis sesuai laporan. Alhamdulillah sudah lebih 90 persen. Target bisa selesai dalam anggaran tahun ini,"ungkapnya.

Ditanya soal manfaat dari program PTSL, Anthoni menuturkan, PTSL ini merupakan program yang sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan meminimalkan adanya konflik pertanahan dan penertiban penguasaan tanah serta bisa menumbuhkan ekonomi sebagai akses permodalan.

"Sebagaimana diketahui, bahwa Presiden telah menyerahkan sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria dan hasil penyelesaian konflik pertanahan sebanyak 124.120 sertifikat di 26 provinsi dan 127 Kabupaten/Kota.

Selanjutnya perlu dikawal mengenai pemberdayaan masyarakatnya (acces reform) untuk memastikan penerima sertifikat mendapatkan akses permodalan.

“Melalui momentum peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional kali ini kita wujudkan pelayanan yang terbaik bagi kepentingan Bangsa dan Negara tercinta serta apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan nilai tambah untuk banyak orang”, tandasnya. (Nn)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE