Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Teror Kemenyan Menyala di Depan Pintu Rumah Jurnalis

Teror Kemenyan Menyala di Depan Pintu Rumah Jurnalis

Foto : Teror kemenyan


CIANJUR.maharnews.com - Rabu malam, 7 Oktober. Udara di Kampung Bebedahan, Desa Sukaraharja, tiba-tiba berbau kemenyan yang terbakar. Bukan di tempat ibadah, bukan dalam upacara melainkan tepat di depan pintu rumah Bayu Nurmuslim, jurnalis Warta Cianjur.
 
Ketika pintu dibuka, pemandangan itu menyusupkan dingin ke tulang kemenyan menyala di atas selembar kertas yang masih hangat. Di atasnya tertulis nomor telepon. Sebuah pesan tanpa kata, namun maknanya berat dan menyeramkan, kami tahu di mana kamu tinggal.

Bukan angin yang meletakkannya di sana. Bukan kebetulan yang datang sendiri. Seseorang mendatangi rumah itu, di kegelapan malam, meletakkan benda itu, lalu pergi meninggalkan ancaman yang tak bersuara namun terdengar jelas di telinga hati berhenti menulis, atau kau akan menerima kunjungan lain.
 
Ketua PWI Cianjur, Mochamad Iksan, menyuarakan keprihatinan yang mendalam.
 
"Ketika jurnalis disambut api di depan pintunya, maka yang dibakar bukan sekadar kertas dan kemenyan melainkan keberanian menyampaikan kebenaran. Yang diserang bukan satu rumah, melainkan suara seluruh masyarakat yang menaruh harapan pada pena yang jujur." ujarnya.
 
Bayu sendiri masih tak luput dari getar cemas.

"Kami melihatnya sendiri masih menyala, tepat di ambang pintu. Dan di kertas itu tertulis nomor ponsel... seakan ingin memastikan pesannya diterima." katanya.
 
Di mana perlindungan bagi mereka yang tugasnya menyampaikan fakta, Di mana keamanan bagi mereka yang suaranya dibutuhkan warga, Jika teror ini dibiarkan berlalu tanpa jejak, tanpa pelaku yang dipertanggungjawabkan, maka esok hari siapa lagi yang akan mendapati api di depan pintunya?
 
Kebenaran tak boleh dipadamkan dengan asap kemenyan. Suara tak boleh dibungkam dengan ancaman di kegelapan. Biarlah malam ini cemas, namun esok hari harus ada jawaban agar tak ada lagi rumah yang disambut ketakutan di ambang pintu.



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE