Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Usep Murka!! Tutup Total Dapur MBG Yang Terbukti Melanggar

Usep  Murka!! Tutup Total Dapur MBG Yang Terbukti Melanggar

Foto : Anggota DPRD Cianjur Fraksi Partai Golkar Usep Saepuloh Zen


CIANJUR.maharnews.com - Kesehatan generasi bangsa dijahiali tangan - tangan oknum Vendor lewat progeram strategis nasional Makan Gizi Gratis (MBG). Kejadian dugaan keracunan makanan menimpa ratusan pelajar di Kabupaten Cianjur merupakan potret pehianatan terhadap anak bangsa.

Hal tersebut dikatakan Anggota DPRD Cianjur Fraksi Partai Golkar, Usep Saepuloh Zen saat ditemui di ruangan komisi 4, Kamis 29 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk melakukan evaluasi total terhadap keberlangsungan program MBG di Kabupaten Cianjur.

Karena, kata Usep, program strategis nasional yang merupakan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto ini harus dijaga dengan baik, dan jangan sampai di kotori oknum-oknum yang mencari keuntungan sesaat.

"Kejadian dugaan keracunan makanan menimpa pelajar di Kabupaten Cianjur bukan kali pertama terjadi," Imbuh Usep.

Pemerintah harus tegas dan tidak pandang bulu untuk melakukan evaluasi total terhadap penyelenggara dapur Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi (SPPG), terutama bagi yang terbukti lalai dan melanggar aturan untuk ditutup secara permanen.

"Tutup secara permanen dapur yang lalai dan melanggar ketentuan aturan, jangan sampai diberikan toleransi," tandasnya.

Tak hanya itu, kader besutan Bahlil Lahadalia itu menyinggung pihak Tim Pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya tidak berfungsi sama sekali.

Ia mengatakan, kejadian luar biasa menimpa anak didik di tiga kecamatan ini merupakan bukti bahwa lemahnya Tim Pengawasan MBG yang seharusnya memastikan berjalannya program sesuai standar.

Padahal kan kata Usep, tim pengawas tersebut dalam menjalankan tugasnya untuk melakukan uji rasa, kebersihan, pengawasan dapur SPPG, bahan baku, manajemen sampah, guna untuk menjamin kualitas keamanan dan efektivitas program gizi.

"Jadi kami mendesak kepada pihak-pihak penanggungjawab program MBG terutama Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Cianjur bukan mengevaluasi, dapur SPPG saja, namun tim pengawas juga harus di evaluasi," tandasnya.

Selain itu, lanjut Usep, dapur MBG yang terbukti melanggar hingga mengakibatkan ratusan pelajar mengalami pusing, mual dan muntah- muntah setelah makan MBG, wajib ditindak tegas.

"Dapur bersangkutan, wajib ditindak tegas. Proses, baik secara admitrasi, maupun secara hukum pidana. Dan kita berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas kejadian tersebut," tegasnya. (nn).





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE