Gara-gara Ini PT Sumber Alfaria Trijaya Ditegur Kementrian PUPR

Gara-gara Ini PT Sumber Alfaria Trijaya Ditegur Kementrian PUPR

Foto : Banjir di ruas jalan raya Cianjur- Sukabumi tepatnya di depan PT Sumber Alfaria Trijaya, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur salah satunya berasal dari luapan air yang berasal dari drainase jalan masuk perusahaan. Ist


CIANJUR. Maharnews.com- Sebuah informasi menyebutkan PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk yang beroperasi di Kabupaten Cianjur mendapat surat teguran dari salah satu instansi pemerintah masuk ke meja redaksi Maharnews.com, Rabu (25/11/2020) malam.

Setelah ditelusuri, ternyata instansi pemerintah yang melayangkan teguran adalah Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta dan Jawa Barat Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah II Provinsi Jawa Barat.

Hasil penelusuran Tim Mahar, diketahui surat tersebut bernomor : PW 0103/PJNWil.II-JBR/PPK 2.1/287 di layangkan pada tanggal 23 November 2020.

Dalam isi suratnya teguran dilakukan menyusul adanya laporan dari pihak Pemerintah Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur terkait banjir lokal yang disebabkan salah satunya tumpahan air dari saluran (drainase) jalan masuk PT Sumber Alfaria Trijaya. Selain itu juga berdasarkan hasil temuan tim saat melakukan survey ke lapangan.

Berbekal informasi tersebut, Mahar mencoba mengkonfirmasi pemerintah Desa Bunisari. Ditemui di kantornya, Kamis (26/11/2020), Kepala Desa Bunisari, Dedi Juhaeri saat dikonfirmasi tak menampik telah melayangkan surat kepada pihak Kementrian PUPR.

Ia mengaku melayangkan surat laporan karena terdorong keluhan warganya yang terdampak banjir lokal yang disebabkan salah satunya tumpahan air dari saluran (drainase) jalan masuk PT Sumber Alfaria Trijaya.

“Awalnya berdasarkan keluhan warga Desa Bunisari yang berada tak jauh dari sekitar lokasi. Jadi kalau saat hujan besar, air dari drainase jalan masuk perusahan luber ke jalan, bahkan sampai ke rumah warga,”ujarnya.

Terkait laporannya tersebut Dedi mengaku pihaknya sudah mendapatkan surat balasan dari Kementrian PUPR. “Surat balasannya sudah diterima kemarin ini,”imbuhnya.

Sementara itu Regional Corporate Communication Manager Alfamart Cabang Cianjur, Firly Firlandi saat dikonfirmasi mengatakan surat tersebut sudah diterima oleh perusahaan dan sudah ditindaklanjuti.

“Betul kami telah terima suratnya. Saat ini secara bertahap kami (perusahaan) sudah melakukan proses perbaikan untuk kondisi tersebut,”kata Firly saat dihubungi melalui sambungan telephone selular. 




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE