Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Mobil Hias Setda Cianjur Angkat Legenda Manisan Khas Cianjur, Curi Perhatian di Karnaval Budaya

Mobil Hias Setda Cianjur Angkat Legenda Manisan Khas Cianjur, Curi Perhatian di Karnaval Budaya

Foto : Sekda Cianjur : Ahmad Rivai


CIANJUR.maharnews - Kemeriahan Karnaval Budaya Festival Cianjur 2026 dalam rangka Hari Jadi Cianjur ke-349 kian semarak dengan partisipasi seluruh perangkat daerah yang menampilkan mobil hias kreatif dan sarat nilai sejarah. Salah satu yang paling menyedot perhatian warga adalah karya dari Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cianjur di bawah arahan Sekretaris Daerah Ahmad Rivai, yang mengusung tema spesial: "Makanan Khas Cianjur (Manisan)".

Mobil hias ini bukan sekadar hiburan, melainkan media edukasi bergerak yang mengulas perjalanan sejarah kuliner ikonik "Kota Santri" yang telah eksis sejak tahun 1960-an.

Solusi Leluhur yang Menjadi Identitas Sekretaris Daerah Ahmad Rivai menjelaskan latar belakang pemilihan tema ini. Menurutnya, manisan lahir sebagai inovasi cerdas masyarakat lokal untuk mengatasi melimpahnya hasil bumi. 

"Kesuburan tanah Cianjur sangat cocok untuk budidaya buah-buahan, sehingga saat musim panen tiba produksi melonjak. Metode pengawetan manisan menjadi jalan keluar agar buah tidak terbuang sia-sia," ungkap Ahmad.

Dari sekadar solusi teknis mengawetkan buah sejak era 1960-an, kini manisan telah bertransformasi menjadi identitas kuliner dan ikon oleh-oleh khas Cianjur yang mendunia.

Karya Edukatif Penuh Daya Tarik Mobil hias yang dikoordinasi oleh Kankan ini dirancang dengan daya listrik 710 Watt untuk mendukung pencahayaan dan atraksi visual yang unik. Penampilannya berhasil memadukan unsur edukasi dan hiburan, mengajak masyarakat—terutama generasi muda—mengenal lebih dekat kearifan lokal daerahnya.

Lewat sajian visual yang menarik ini, Setda Kabupaten Cianjur berharap semangat melestarikan warisan tradisi tetap hidup dan terus dijaga oleh segenap elemen masyarakat.




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE