Rayakan Hari Kopi Nasional, Penikmat Kopi : "Kita Tak Sedarah Tapi Sekopi"

Rayakan Hari Kopi Nasional, Penikmat Kopi : "Kita Tak Sedarah Tapi Sekopi"

Foto : CAPTION : Para penikmat kopi di Cianjur merayakan Hari Kopi Nasional di rumah produksi Tarumpah Cianjur di Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Kamis (11/3/2021).


CIANJUR.Maharnews.com-  "Kita Tak Sedarah Tapi Sekopi". Sederet kata yang penuh makna itu meluncur dari mulut salah seorang pemuda dari komunitas penikmat kopi di Kabupaten Cianjur, Gifar Muchtar Ansori saat merayakan Hari Kopi Nasional di rumah produksi Sandal Tarumpah Cianjur, Kamis (11/3/2021). 

Menurutnya, kopi bukanlah sekadar minuman, tapi bisa menjadi media sebagai alat perekat silaturahmi. 

"Boleh jadi kita berbeda ras dan agama, tapi saat berkumpul sambil bercerita ditemani seduhan kopi, perbedaan itu seakan tidak ada, larut dalam nikmatnya secangkir kopi,"ujar Gifar yang akrab disapa Kang Papay. 


CAPTION : Penikmat kopi berkumpul sambil menikmati seduhan kopi Soenda Kafein di alam terbuka.

Lain halnya dengan Sukma, menurutnya mengopi bukan sekadar merasakan wangi ataupun nikmatnya. Tapi dengan meminum kopi bisa meningkatkan gairah spiritual di dalam diri. 

"Jadi yang saya rasakan itu spiritual di dalam diri terasa bangkit,"kata Sukma. 

Sementara itu pegiat kopi asal Cianjur yang akrab disapa Use Dee mengatakan sebelum pandemi Covid-19, kegiatan perayaan Hari Kopi Nasional terbilang cukup gebyar.

"Biasa sih di setiap kedai kedai kopi, yah sambil berkumpul, bersilaturahmi. Seperti yang kita lakukan sekarang ini," kata Use dee sambil menyeruput kopi racikannya.


CAPTION : Para penikmat kopi berkumpul sambil menikmati seduhan kopi di salah satu kedai kopi di Cianjur.

Pemilik Brand Kopi Soenda Kafein itu melihat perkembangan penikmat kopi di Cianjur sekarang ini terbilang meningkat pesat. Tolak ukurnya bisa dilihat dari tempat kedai kopi yang semakin menjamur.

"Sekarang penikmat kopi terbilang banyak. Bahkan sekarang ini saja saya merasa kewalahan memenuhi pesanan dari kedai kopi,"ucapnya.

Pihaknya berharap pemerintah Kabupaten Cianjur bisa lebih peduli terhadap dunia perkopian. Pasalnya, sejarah kopi di Nusantara itu berasal dari Cianjur.


"Sejarah kopi di Nusantara ini terlahir di Cianjur. Tentunya ini bisa menjadi nilai lebih untuk pemangku kebijakan jika mau serius mengembangkan per kopian di Cianjur,"jelasnya seraya mengucapkan Selamat Hari Kopi Nasional. (Nuk)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE