Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Sikap Kritis Kader PDIP Cianjur Terhadap Kemerosotan Nasionalisme

Sikap Kritis Kader PDIP Cianjur Terhadap Kemerosotan Nasionalisme

Foto : Ketua DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Susilawati.,SH.,M.KP


CIANJUR.maharnews.com – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Cianjur, Susilawati,.SH,.M.KP, menyoroti fenomena mengkhawatirkan: semangat nasionalisme di kalangan rakyat pada era pemerintahan saat ini dinilai sedang mengalami kemerosotan yang cukup dalam.
 
"Pemicu utama dari kondisi ini adalah ketimpangan pembangunan infrastruktur yang mencolok serta kesenjangan sosial yang melebar di seantero negeri," ujarnya saat ditemui di Sekretariat DPC PDIP di Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Nagrak, Kecamatan Cianjur, Selasa 18 Agustus 2026.

Ia menegaskan masalah ini tidak hanya meresahkan, tetapi juga dinilai mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Rincian pokok permasalahan yang diidentifikasi saat ini adalah, kata Susilawati ketidakmerataan akses terhadap fasilitas dasar, meliputi infrastruktur fisik, layanan pendidikan yang berkualitas, dan kesempatan berpartisipasi dalam sektor ekonomi.

"Ketidakadilan dalam pembagian pembangunan memperkuat perasaan terabaikan di sejumlah daerah, yang pada gilirannya memicu rasa ketidakpuasan dan kerentanan terhadap persepsi negatif terhadap negara," tandasnya.

Lebih rinci, kader besutan Megawati Soekarnoputri berparas Geulis itu mengungkapkan bahwa potensi ancaman nyata situasi yang tidak tertangani dengan baik.

"Ini berpotensi memunculkan dan mengobarkan gerakan-gerakan yang bersifat memisahkan atau separatis, baik yang bergerak di tingkat nasional maupun yang mendapat dukungan dari luar negeri," katanya.
 
Kritik ini disampaikannya sebagai bentuk keprihatinan mendalam dan peringatan dini agar ketimpangan pembangunan segera diatasi demi memperkuat kembali fondasi persatuan dan kesatuan bangsa.



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE