Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Fraksi Gerindra Desak Realokasi Anggaran Demi UHC

Fraksi Gerindra Desak Realokasi Anggaran Demi UHC

Foto : Sekretaris DPC Partai Gerindra. Hendry Juanda


CIANJUR.maharnews.com – Fraksi Gerindra DPRD mendesak Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk segera mengalihkan sementara sebagian anggaran program lain guna memulihkan jaminan kesehatan UHC/BPJS bagi warga kurang mampu.
 
Alasan mendasar: Urusan kesehatan berkaitan dengan nyawa masyarakat luas dan dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.
 
"Lebih baik menunda pembangunan daripada membiarkan warga kesulitan mendapatkan pengobatan," ujar Anggota Fraksi Gerindra, Hendry Juanda, kepada wartawan, Senin 10 Agustus 2026.
 
Ia menjelaskan bahwa penundaan tersebut bukan berarti mengingkari janji. Masyarakat tidak akan menilai Bupati ingkar janji, sepanjang penundaan program tertentu dilakukan demi kepentingan kesehatan masyarakat yang mendesak.
 
"Petugas wilayah mulai dari RT, RW, hingga Kepala Desa pasti memahami situasi ini, karena merekalah yang langsung menerima keluhan warga yang kesulitan berobat," ucapnya.
 
Hendry menegaskan bahwa UHC menyangkut keselamatan nyawa banyak orang. Fraksi Gerindra meminta Bupati segera menetapkan prioritas penggunaan anggaran, agar tidak ada lagi warga yang terhambat akses pengobatannya akibat status kepesertaan BPJS yang tidak aktif.
 
"Urusan UHC ini menyangkut nyawa masyarakat luas, dan hal ini dijamin oleh Undang-Undang. Sebaiknya kita utamakan hal ini, daripada memprioritaskan program yang masih bisa dialokasikan anggarannya di masa mendatang," tegasnya.
 
Ia menambahkan bahwa usulan ini disampaikan sebagai tanggapan atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur yang menonaktifkan status UHC serta memangkas ratusan ribu kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional yang dibiayai oleh pemerintah daerah, dengan alasan penyesuaian data dan keterbatasan anggaran.
 
"Kebijakan tersebut memicu gelombang protes dari berbagai kalangan, baik dari unsur dewan maupun masyarakat luas," pungkasnya.
 



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE