Bantuan Laptop Seharga 20 Jutaan Lenyap Dibawa Oknum Wakil Rakyat

Foto : Ilustrasi
CIANJUR. Maharnews.com - Bantuan laptop yang diserahkan ke lembaga pendidikan di Kabupaten Cianjur menghilang. Bukan karena dicuri atau dijual sang penerima manfaat, tetapi diambil oleh oknum yang mengaku sebagai wakil rakyat, bukan satu tetapi info awalnya hingga belasan lokasi.
Penelusuran redaksi Mahar terkait hal ini terbilang cukup ribet karena metode pemilihan yang digunakan menggunakan e-purchasing. Sedikit data digital yang dapat digali dari dunia maya.
Hasil penggalian informasi awal, diketahui bahwa kegiatan tersebut berada di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur dan termasuk dalam anggaran Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Rakyat dengan pagu anggaran 600 juta. Berbekal data itu, redaksi mulai melakukan investigasi.
Hasilnya, diketahui harga laptop per unit terbilang mewah, dengan kisaran harga 20 juta, fitur layar sentuh dan bisa dilipat. Namun sayangnya, informasi yang didapat, laptop itu tidak memiliki garansi alias black market.
Adapun terkait oknum wakil rakyat yang namanya disebut, belum bisa diwawancarai. Apalagi dalam penelusuran di lapangan, ternyata ada dua nama oknum yang muncul.
Keduanya sama sama menggondol laptop bantuan setelah berita acara serah terima barang selesai ditandatangani. Meski memiliki kesamaan dalam aksinya, namun laptop yang digondol berbeda dalam jenis kegiatannya.
Sementara, Kepala Disdikpora, Ruhli Solehudin, melalui Kepala Bidang Pauddikmas, Jajang Sutisna membenarkan adanya program bantuan laptop tersebut. Tugas dinas hanya sampai proses serah terima dilaksanakan.
"Setelah berita acara serah terima selesai, sepenuhnya barang yang diterima menjadi tanggung jawab lembaga, bukan lagi dinas," tuturnya saat diwawancara beberapa waktu lalu.
Jajang tidak ingin berkomentar terkait informasi miring yang beredar. Karena bukan ranah kompeten tugasnya.
"Tidak bisa komentar terkait itu kang," ucapnya.
Dalam waktu dekat, tim Mahar akan mencoba mengklarifikasi ke oknum wakil rakyat yang namanya disebut. Perlu ada konfirmasi mendalam, karena bisa saja orang lain yang mengaku dirinya sebagai wakil rakyat. (wan)
- Tiga Wakil Ketua DPRD Cianjur Kompak Mangkir Paripurna, Ada Apa?
- DG Bertaruh Kemenangan di Praperadilan, Oden : Peluang 20 Persen
- Kades Cirumput Murka! Bantuan Beras CBP Tidak Tepat Sasaran
- 9 Catatan untuk DPRD Cianjur Soal RAPBDP TA 2025 Labrak Permendagri
- 20 Hari Ditahan, DG Pasang Badan atau Seret Sang Mantan? Isyarat Kajari Soal Ada Tersangka Lain..
- Bantuan Obat-Obatan Menyasar Warga Binaan Klas II B Cianjur
- KONI Cianjur Mengikuti Kegiatan Bimtek Babak Kualifikasi Porprov XV/2026 Jabar