Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Pancasila Sering Digaungkan, tapi Tak Dijalankan!

Pancasila Sering Digaungkan, tapi Tak Dijalankan!

Foto : Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Isfhan Taufik Munggaran


CIANJUR.maharnews - Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, menyoroti tajam dampak masuknya budaya luar lewat media sosial tanpa penyaringan yang dinilai memicu kemerosotan moral di tengah masyarakat.
 
Ia menegaskan fakta yang memprihatinkan: Pancasila kini sering dilafalkan dalam berbagai kesempatan, namun nyatanya tidak dijalankan, bahkan cenderung ditinggalkan.
 
Pernyataan itu disampaikannya di sela kegiatan Penguatan Relawan Kebajikan Pancasila yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di salah satu Hotel di wilayah Cipanas, belum lama ini.
 
Agar penguatan nilai Pancasila tidak hanya menjadi seremonial belaka, Isfhan mendorong peran penuh pemerintah desa dalam setiap agenda sosialisasi. 

Bahkan ia mewajibkan Kepala Desa untuk membuka dan memberi sambutan dalam kegiatan yang diselenggarakan, guna menumbuhkan rasa memiliki (sense of ownership) di tingkat masyarakat paling dasar.
 
"Kadang desa tidak dianggap penting, padahal sinergi dari desa sampai pusat adalah kunci agar etika dan nilai Pancasila bisa merata menjangkau semua lapisan masyarakat," terangnya.
 
Melalui pendekatan berbasis desa ini, Isfhan berharap Pancasila tidak lagi sekadar hafalan saat upacara saja, tetapi benar-benar terwujud dan dirasakan nyata dalam kehidupan sehari-hari: mulai dari kehidupan beragama, perlakuan manusia yang beradab, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE