3,5 Tahun, Target 100 Ribu Lapangan Kerja Tercapai 88 Ribu

3,5 Tahun, Target 100 Ribu Lapangan Kerja Tercapai 88 Ribu

Foto : Kepala Dinas Disnakertrans Cianjur Heri Suparjo


CIANJUR. Maharnews.com - Salah satu janji pemerintahan Irvan Rivano Muchtar - Herman Suherman adalah mengenai penyerapan lapangan kerja yang ditargetkan sedari awal sebesar 100 ribu. 

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur mencatat, sampai dengan 3,5 tahun ini penyerapan lapangan kerja hampir mencapai 100 ribu, sesuai yang ditargetkan.

"Hari ini terakhir. Sampai akhir Desember 2019 atau selama 3,5 tahun penyerapannya sudah mencapai 88 ribu lapangan kerja,"ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Heri Suparjo kepada wartawan, Kamis 2/1/2020.

Heri menjelaskan, 100 ribu penyerapan lapangan kerja itu ditargetkan selama lima tahun, melalui kegiatan lima kali job fair dengan estimasi penyerapan 39 ribu sektor formal.

"Kedepan kita akan mengadakan lagi job fair, tepatnya sebelum pilkada untuk menupi kekurangan itu. Artinya dengan begitu target pemerintahan ini bakal tercapai,"jelasnya.

Ia menuturkan, dalam menjalankan visi misi pemerintah, disnaker berada di misi yang ketiga yaitu meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) melalui akserelasi pendidikan kesehatan dan daya beli, termasuk menyangkut jumlah penurunan masyarakat miskin. 

"Artinya bahwa masyarakat miskin itu terjait jelas dengan kemampuan dia, baik itu kemampuan untuk menyekolahkan anaknya juga kemampuan daya belinya. Sekarang, bagaimana bisa menyekolahkan anak kalau dia masyarakat miskin, tidak punya pekerjaan yang tetap,"katanya.

Minimal sambung Heri, bisa sesuai dengan standar kebutuhan hidup. Artinya terkait dengan itu peran fungsi kami dalam menaikan IPM itu di sektor penurunan tingkat pengangguran. 

"Job fair akan kita adakan lagi, terus pelatihan-pelatihan aktifitas UMK seperti itu, pelatihan dan produktifitas yang mendorong usaha kemandirian,"pungkasnya.(NN).




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE