Ingin Kelola DD Lebih Baik, Ribuan Cakades Siap Tarung di Pilkades

Foto : Ilustrasi
CIANJUR. Maharnews.com - Anggaran dana desa (DD) bernilai miliaran rupiah fakta memiliki pengaruh besar terhadap keberlangsungan pesta demokrasi Pilkades serentak yang bakal digelar pada 23 Februari 2020 mendatang.
Ada 248 Desa yang mengikuti zona pemilihan kepala desa di wilayah Kabupaten Cianjur.
Tak tanggung balon Kades yang sudah masuk mendaftar kepada masing-masing panitia Pilkades di wilayah Kabupaten Cianjur, berjumlah 1220 orang. Tentunya jumlah peserta bakal calon Kepala Desa meningkat derastis dibanding pada pemilihan serentak pilkades 2014.
Menanggapi hal tersebut anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cianjur, H. Sapturo mengungkapkan, tentunya harus disikapi secara arif.
"Harus disikapi secara arif, ini juga sekaligus tantangan ketika orang berorientasi kepada DD dan ADD itu bagus. Kalau pengelolaannya benar, Pertama bahwa ini sebagai gambaran proses berdemokrasi pendidikan politik sampai kepada masyarakat.
Harus dicermati kalau orientasinya kesana, tidak semua Kepala Desa mampu menggunakan DD/Add karena ada keterbatasan, harus lebih jelas dan lebih transparan," Ujar H. Sapturo saat di hubungi melalui sambungan, minggu (22/12/2019).
"Kalau imbasnya kesana lanjutnya, bukan hanya bagus malah jadi malapetaka nanti. Artinya DD dan ADD untuk kesejahtraan masyarakat di desa tidak terpenuhi.
Jadi oleh karena itu menjadi tanggung jawab DPMPD untuk menindak lanjunti hasil dari pilkades ini, dalam bentuk, bukan hanya orientasi calon kepala desa terpilih, tapi lebih kepada pemantapan pembinaan tentang administrasi pengelolaan DD dan ADD.
Dan kita selaku dewan tentunya berterimakasih, disisi lain didikan politik berjalan bagus diminati, yang kedua masyarakat sama punya hak kewajiban untuk mengabdikan diri mememuliakan wilayahnya atau daerahnya," Tandasnya.
Politisi asal partai berlambang Beringin (Golkar) terhadap bakal calon Kepala Desa yang nantinya terpilih menjadi untuk berupaya memanfaatkan dana desa sesuai aturan.
"Dana Desa itu subhanallah bukan sedikit untuk memakmurkan desa itu tidak sedikit, miliaran rupiah.
Benar-benar harus dimanfaatkan dan harus terasa untuk semua kepala Desa di orientasikan tidak hanya kepada infrastruktur, tidak hanya kepada hal-hal yang sipatnya administratif, tapi benar-benar bisa mendongkrak IPM Cianjur yang ketinggalan," Tutupnya. (NN)
- Soal Pelayanan Publik, Ombudsman RI Sebut Cianjur Masuk Zona Kuning
- Herman "Selingkuhi" Golkar? AB Tegaskan Golkar Tidak Menganut KTA Ganda
- Ditanya Sudah Menjadi Kader dan Punya KTA PDIP, Ini Jawaban Mengejutkan Plt Bupati Cianjur
- Resmi Berbadan Hukum, Perkumpulan MEC Bakal Lakukan Aksi Ini
- Dua Pohon Mahoni Tumbang Kejalan Menimpa Satu Unit Mobil Grand Max
- Denas : Pemberantasan Miras Harus Terus Berlanjut
- Kodim 0608 Cianjur, Siap Menjaga Stabilitas Keamanan Natal dan Tahun Baru 2020