Di Gekbrong, Suara Rakyat Bertemu Langkah Nyata

Foto : Anggota DPR RI Komisi VIII, Isfhan Taufik Munggaran, hadir mendengar langsung cerita dan harapan warga
CIANJUR.maharnews.com - Saat pintu reses terbuka di Desa Gekbrong, bukan sekadar pertemuan biasa yang terjadi di sana. Anggota DPR RI Komisi VIII, Isfhan Taufik Munggaran, hadir mendengar langsung cerita dan harapan warga, menatap dua hal yang menjadi napas kehidupan masyarakat, keadilan dalam berbagi, dan masa depan yang tumbuh dari tanah sendiri, Rabu 27 Oktober 2026.
Dalam kehangatan pertemuan itu, ia mengingatkan satu hal yang paling mendasar: bantuan sosial bukan hak siapa-siapa, melainkan pelipur bagi yang benar-benar membutuhkan.
"Janganlah mereka yang sudah mampu berdiri di kaki sendiri masih menampung air yang seharusnya menetes ke ladang yang kering," ucapnya tulus. Data harus dicatat dengan jujur, disusun bersama pemerintah desa, pendamping, tokoh masyarakat agar tidak ada yang terlewat, tidak ada yang terlebih.
Perubahan desil pun tak boleh lewat begitu saja. Setiap nama yang berubah statusnya layak ditelusuri kebenarannya. Dan data diri warga adalah amanah yang harus dijaga, bukan dipersoalkan tanpa kejelasan.
Namun tak hanya soal berbagi. Di tanah Gekbrong yang berpotensi menjadi desa wisata, ada mimpi yang ingin tumbuh. Langkah pertama? Kejelasan tanah. Isfhan mengajak berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN, agar tanah PTPN itu kelak bisa menyapa pengunjung dan memberi nafkah warga tanpa keraguan status, tanpa kekhawatiran hari esok.
Satu pesan yang tak kalah penting bagi mereka yang sudah diberi nafkah dari negara, berilah jalan bagi yang belum. "Masih banyak tangan yang terulur membutuhkan. Biarkan bantuan itu sampai ke tangan yang paling membutuhkannya," pesannya.
Di Gekbrong hari itu, harapan bukan sekadar diucapkan, ia didengar, diperhatikan, dan disiapkan jalannya.
- Di Sela Langkah Siang, Sepotong Nasi Penuh Berkah
- KEBONGKARAN! Proses Pemeriksaan Pegawai RSUD Cianjur Dinilai Bobrok dan Melanggar Prosedur
- Komisi I DPRD Cianjur: Periksa Panitia Ad Hoc, Jangan Seseorang Dihukum Tanpa Prosedur yang Sah
- Bencana Dirumah Bencana
- Data yang Adil, Harapan yang Tepat Sasaran
- Isfhan Di Desa Cikondang: Misi Terang, Langkah Dekat
- Irwan: Kesetiaan yang Berakar di Hati













