Dugaan Korupsi di Lembaga P3DTPQ Diendus Aparat, Ahmad Yusuf Akui Sudah Dimintai Keterangan

Foto : Ilustrasi mahar
CIANJUR.Maharnews.com- Permasalahan pdana hibah Penyelenggaraan Pemberdayaan Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Quran (P3DTPQ) Kabupaten Cianjur terendus aparat kepolisian.
Informasi tersebut diketahui dari sepucuk surat yang dilayangkan polisi kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat daerah Kabupaten Cianjur.
Dalam isi suratnya, polisi meminta kepada bagian kesra sejumlah dokumen terkait dana hibah untuk P3DTPQ Cianjur tahun anggaran 2020 dan 2021.
Menelusuri soal adanya permasalahan ditubuh P3DTPQ, Maharnews mengkonfirmasi Ketua P3DTPQ pada periode tahun tersebut yakni Ahmad Yusuf.
Saat dimintai penjelasannya perihal surat yang dilayangkan Polisi kepada bagian kesra, Ahmad mengatakan kalau dirinya sudah tidak lagi mengelola lembaga P3DTPQ.
"Abdi tos teu didinya (P3DTPQ, red) ti awal taun pangersa (Saya sudah tidak disitu (P3DTPQ) dari awal tahun pangersa,"ujarnya saat dihubungi melalui layanan WhatsApp, belum lama ini.
Meski begitu, mantan Ketua P3DTPQ itu mengakui kalau dirinya memang sudah dimintai keterangan oleh penyidik.
- Logika Berpikir Dinilai Sakit, Dugaan Korupsi Mencuat
- Dewan Curigai Barjas Cianjur, Pokja Kompak Menangkan Rekanan dengan Penawaran Tinggi
- AKAM Tuntut Transparansi Pendistribusian 1000 Tenda, Polisi Mintai Keterangan Pejabat BPBD Cianjur
- Lapor Pak Bupati!!! Kajian HET Gas Subsidi Tidak Ada
- Bupati Cianjur Gegabah Terbitkan SK Penetapan HET LPG Bersubsidi
- Parah, Pemkab Tak Miliki Data Kuota, Agen dan Pangkalan Gas Subsidi Cianjur
- Dugaan Pengaturan Tender, DPRD Cianjur Akan Panggil Barjas, Berani Bongkar?