Plt Bupati : Porangkan Kabupaten Cianjur!!

Plt Bupati : Porangkan Kabupaten Cianjur!!

Foto : Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman


CIANJUR.Maharnews.com- Penanaman tanaman jenis porang di Kabupaten Cianjur berpeluang dilakukan secara besar- besaran. 

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, Kabupaten Cianjur tidak menutup kemungkinan akan di porangkan kalau hasilnya terbukti menggiurkan. 

Karena, orang Cianjur punya kebiasaan latah, misalkan petani menanam cabai kemudian berhasil, semua akan ikut menanam cabai. 

"Sekarang, kalau tanaman porang ini setelah dibuktikan ternyata menggiurkan bisnisnya, saya yakin Cianjur akan di Porangkan"ujar Herman saat  menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Persatuan Petani Porang Cianjur (Petapoci) di Bale Praja Pendopo Cianjur, bulan lalu. 

Menurutnya, dengan adanya tanaman porang ini sangat menggembirakan petani di Cianjur, karena prospeknya terbilang bagus. 

"Tadi saya sampaikan kita ingin petani tidak hanya menghasilkan produk, tapi juga menghasilkan uang yang banyak,"kata Herman. 

Herman mengungkapkan, berdasarkan infomasi penguasaha Porang dari Jawa, sekarang ini kebutuhan porang sedang banyak, sementara suplaynya masih kurang. 

"Mereka mengaku siap menerima porang dari kabupaten Cianjur, bahkan tanpa batas. Tentunya ini kabar yang sangat mengembirakan,"ungkapnya. 

Dengan di hadirkannya pihak perbankan, Herman berharap petani bisa bersinergi dengan perbankan. 

"Karena petani kita ga punya duit, mudah mudahan dengan adanya porang dan ini prospeknya bagus ini bisa menggembirakan kedua belah pihak. Intinya dengan porang ini Cianjur bisa lebih sejahtera pasca covid,"ucapnya. 

Untuk pasarnya sendiri  Herman, tadi kita sudah tanda tangani kontrak kerjasama dengan Pa Paidi (pengusaha Porang,red) dan beliau mengaku siap menerima tanpa batas.

"Soal lahan khusus untuk penanaman porang itu kita lihat nanti. Saya yakin kalau ini berhasil seperti tadi dikatakan, "Cianjur akan diporangkan,"pungkasnya. 




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE