Polres Cianjur Lidik Peristiwa Tewasnya 4 Pekerja Tambang di Gekbrong

Polres Cianjur Lidik Peristiwa Tewasnya 4 Pekerja Tambang di Gekbrong

Foto : Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai


CIANJUR.Maharnews.com - Peristiwa tewasnya pekerja tambang Galian C akibat tertimbun longsor di Blok Cikahuripan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur masih dalam penanganan aparat Kepolisian Resort (Polres) Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Moch Rifai mengatakan jajaran Satreskrim hingga kini terus melakukan penyelidikan atas peristiwa yang telah menewaskan 4 pekerja tambang tersebut.

"Tidak berhenti sebatas kecalakaan kerja. Tetap kita melakukan penyelidikan kasus tersebut,"ujar Kapolres saat ditemui seusai mengikuti rapat gugus tugas reforma agraria di Pendopo Pancaniti, Kamis (29/4/2021).

Dalam penyelidikan peristiwa tersebut kata Kapolres, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur.

"Kita akan bekerjasama dengan DLH Cianjur, melihat bagaimana proses penambangan di lokasi tersebut, apakah sesuai prosedur atau tidak. Intinya pemeriksaan tetap dilakukan oleh satreskrim pun dengan penyelidikannya,"terangnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menginformasikan telah terjadi longsor di area galian tambang golongan C (Galian Pasir) Gunung Bubut Blok Desa Cikahuripan Kecamatan Gekbrong Kab. Cianjur, Kamis (22/4/2021) pukul 00.30 dini hari.

Longsor di areal galian pasir yang dikelola PT Dutaprima Ekasarana tersebut mengakibatkan 8 orang pekerja tertimbun. 4 orang meninggal dunia sementara 4 lainnya mengalami luka. (NN)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE