Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Reses Usep Saepuloh Zen Dapil 5: 95 Persen Jalan Rusak, Sumur Bor Jadi Doa yang Belum Terjawab

Reses Usep Saepuloh Zen Dapil 5: 95 Persen Jalan Rusak, Sumur Bor Jadi Doa yang Belum Terjawab

Foto : Anggota DPRD Cianjur Fraksi Golkar, Usep Saepuloh Zen saat menggelar kegitan reses masa sidang ke I tahun 2026-2027 di Desa Sukabungah Kecamatan Campakamulya, Cianjur Selatan, Jumat 30 Oktober 2026


CIANJUR.maharnews.com - Masa reses Sidang ke‑1 Tahun 2026‑2027 yang digelar Anggota DPRD Cianjur Fraksi Golkar Usep Saepuloh Zen di Desa Sukabungah, Kecamatan Campakamulya, Cianjur Selatan, Jumat 30 Oktober 2026, menjadi panggung keluh kesah warga yang selama ini terabaikan.

Di hadapan wakil rakyat itu, warga membongkar realitas pahit wilayahnya yang sebagian besar infrastruktur jalan rusak parah, sementara musim kemarau tiba, air bersih menjadi barang langka sehingga sumur bor menjadi harapan yang mendesak.


“Warga menyampaikan bahwa hampir 95 persen jalan di wilayah itu rusak. Selain itu mereka sangat berharap dibangun sumur bor karena saat kemarau tiba mereka kesulitan mendapatkan air,” ujar Usep Saepuloh Zen kepada wartawan.

Usep menegaskan bahwa aspirasi tersebut tidak akan dibiarkan menggantung. Ia akan membawa keluhan warga ke ruang perundingan di DPRD agar menjadi bahan prioritas pembangunan Kabupaten Cianjur.

“Ini adalah suara rakyat yang harus diperjuangkan. Keluhan jalan rusak dan kebutuhan sumur bor akan kami bawa ke perundingan dewan agar Pemkab Cianjur tidak menutup mata terhadap nasib warga Cianjur Selatan,” tegasnya.

Bagi warga Desa Sukabungah dan sekitarnya, masa reses bukan sekadar acara tatap muka seremonial. Mereka berharap aspirasi itu bukan hanya dicatat, tetapi benar‑benar diterjemahkan menjadi anggaran nyata, jalan yang mulus dan sumur bor yang mengalirkan air ke rumah‑rumah.

Kini mata warga tertuju pada tindak lanjut DPRD dan Pemkab Cianjur. Jangan biarkan masa reses hanya menjadi janji manis yang kering saat musim kemarau tiba.




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE