Ukir Sejarah Dua Kali Jabat Sekda, CA: Insya Allah Saya Sehat

Foto : Cecep S. Alamsyah (CA) ditunjuk sebagai Plh Sekretaris Daerah (Sekda) yang kini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Cianjur. (Sumber FB Deden Sukmayadi)
CIANJUR. Maharnews.com - Pensiunnya Aban Sobandi dari Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur membuat kursi orang nomor ketiga tersebut resmi kosong. Alhasil Plt. Bupati Kabupaten Cianjur, Herman Suherman menunjuk Pelaksana harian (Plh) Sekda.
Kebijakan Herman menunjuk Cecep S. Alamsyah (CA) sebagai Plh Sekda rupanya menjadikannya pengukir sejarah baru di Cianjur. Begitu pula dengan CA yang menjabat Sekda untuk kedua kalinya walaupun saat ini masih bertitel Plh, karena sebelumnya sempat mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Cecep Alamsyah yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Cianjur mengakui tidak menduga hal tersebut terjadi. Ia mengakui bahwa se-Indonesia baru kali ini terjadi.
"Sebelumnya dari saya (Jabatan Sekda, red) ke Aban, terus dari Aban ke saya. Ini se-Indonesia baru terjadi kasus seperti ini," ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (8/6/2020).
CA menuturkan ada ungkapan yang menyebutkan kesempatan tidak datang dua kali. Sehingga ia tak menduga kesempatan menjabat sebagai Sekda datang untuk kedua kalinya.
Ditanya terkait adanya 'saling sikut' diantara beberapa kandidat Sekda definitif karena dirinya menjadi kandidat dengan potensi terbesar, CA membantah hal tersebut. Ia yakin kandidat yang lain bekerja secara profesional.
"Terpilih atau tidak (menjadi Sekda definitif) tergantung dari efek kinerja yang bersangkutan. Jadi pimpinan menilai dari kinerjanya dan tinggal mengikuti open bidding silahkan siapa saja. Terkait adanya saling sikut, saya yakin itu tidak ada, kita semua rekan kerja," terangnya.
CA menyebut kemungkinan adanya orang lain selain dirinya yang lebih pantas menjabat sebagai Sekda Cianjur dapat terjadi. Hanya saja hal itu dipengaruhi oleh situasi dan faktor lainnya.
"Situasi itu dinamis dan banyak faktor yang mempengaruhi. Jadi istilah silih sikut itu tidak ada, ya kompetisi sehat saja," sebutnya.
Ditanya kesiapan dirinya untuk jatuh sakit kembali lantaran sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan Sekda karena alasan kesehatan, CA memastikan dalam menerima jabatan Sekda untuk kedua kalinya hal itu tidak terjadi.
"Tidak, Insya Allah saya sehat," tegasnya. (wan)
- Polsek Warungkondang, Dirikan Dua Pos Pengamanan Terpadu "New Normal"
- Legislator Muda Cianjur, Angkat Bicara Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
- Dewan : Minta Pemda Dana Santunan Untuk 1 Korban Covid-19, Harus Cepat Dicairkan
- HIMAT Kecam Oknum Pengeruk Untung di DPC
- Cari Aman, Sekda Kembalikan Dana Fasilitas Haji ke Kasda
- Terkait Kasus yang Melibatkan Kajari, Pejabat Cianjur Diperiksa Pengawas Kejati
- Jadwal Verifikasi Online Penerimaan Anggota Polri, Kabag Sumda Ingatkan Orang Tua Tidak Percaya Calo