Ketua DPRD Cianjur Imbau Warga Untuk Waspada dan Hati-Hati Saat Mudik Lebaran

Foto : Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika
CIANJUR.maharnews.com - Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika mengimbau warga Cianjur yang pulang kampung saat mudik Idulfitri 1447 Hijriah agar memerhatikan keselamatan dan kesehatan. Pasalnya, volume kendaraan diprediksi bakal meningkat.
"Perlu kewaspadaan. Mudah-mudahan semuanya dalam keadaan sehat," kata Metty, Selasa 13 Maret 2026.
Metty mengatakan, selama arus mudik Lebaran berkaitan kondisi cuaca. Para pemudik diimbau lebih berhati-hati, terutama yang menuju ke wilayah Cianjur Selatan.
"Kita harus antisipasi cuaca karena sekarang sedang musim hujan," kata legislator Fraksi Partai Golkar ini.
Lebih lanjut, kader besutan Bahlil Lahadalia berparas cantik itu mengharapkan pemerintah daerah setempat segera memaksimalkan kesiapan sarana dan prasarana menjelang arus mudik.
Satu di antaranya, kata Metty kesiapan kondisi infrastruktur jalan yang akan dilintasi para pemudik maupun wisatawan. volume kendaraan pemudik saat arus mudik Lebaran nanti, tentu harus dibarengi juga kesiapan infrastruktur jalan yang akan dilintasi.
"Pemerintah daerah melalui instansi terkait memerhatikan kualitas jalan sesuai kewenangan," ujarnya.
Kewenangan penanganan jalan itu ada yang dipegang pemerintah pusat untuk jalan nasional, kemudian pemerintah provinsi bagi jalan provinsi, dan pemerintah daerah untuk jalan kabupaten.
"Tentu bagi ruas-ruas jalan kabupaten juga akan dilintasi pemudik atau warga yang pulang kampung. Nah, kita harus bisa menyiapkan kondisi jalan yang bagus agar pemudik bisa nyaman dan aman saat berkendara," tandasnya.
Panjang jalan yang jadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Cianjur sekitar 1.335 kilometer. Hingga saat ini sekitar 1.028 kilometer atau 77 persen di antaranya berstatus mantap.
Sebelumnya, Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan pemetaan wilayah-wilayah yang rawan bencana berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektor beberapa hari lalu. Pemetaan meliputi potensi bencana di jalur yang akan dilintasi pemudik atau wisatawan serta kawasan permukiman.
Alexander menyebutkan, di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, potensi kerawanan bencana berada di ruas-ruas jalan yang jadi jalur perjalanan. Pasalnya, di sepanjang ruas jalan tersebut banyak terdapat tebing.
"Hasil pemetaan, di jalur ke wilayah selatan itu ada sekitar 18 titik yang rawan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi. Dari mulai Kecamatan Cibeber hingga ke arah pantai atau laut di Kecamatan Cidaun," terangnya.
Sementara di wilayah utara yang meliputi Kecamatan Cipanas dan sekitarnya, kata Alexander, terpetakan kerawanan potensi bencana hidrometeorologi di kawasan-kawasan permukiman. Setidaknya terdapat belasan titik lokasi yang terpetakan rawan bencana.
"Insya Allah sudah kami petakan dan siap kita antisipasi," pungkasnya.
Baca
- Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Cianjur Imbau Tunda Pemberangkatan Jemaah Umroh
- Rawan Begal, Jalur Warungkondang - Tegallega Butuh PJU
- Beja Ti JURIG Info A1, Sekwan DPRD Cianjur Pastikan Kegiatan Mamin Rapat Sudah Dibahas Banggar
- Dikonfirmasi Soal Mamin DPRD Cianjur, Begini Respon Ketua dan Pimpinan
- DTPHP Cianjur Tegaskan Tak Terbitkan Izin untuk PT PNC
- Mantan Kadishub Cianjur Divonis 3,6 Tahun Penjara Denda 200 Juta
- Skandal Data Siluman & Dualisme Kepemimpinan di Balik Ambisi Fiskal Cianjur 2025-2030
Berita Terkait
Tulis Komentar Facebook
Komentar Facebook
Kembali ke Home













