Viral Oknum Kades, Diduga Lakukan Pemungutan Dana BLT Covid-19

Viral Oknum Kades, Diduga Lakukan Pemungutan Dana BLT Covid-19

Foto : Ilustrasi net


CIANJUR. MAHARNEWS.com - Beredar video Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19, di Desa Sukasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, diduga dipungut kembali oleh oknum Kepala Desa, dengan dalih untuk iyuran Pembangunan Mesjid, viral di media sosial.

Video viral berdurasi 3 menit 43 detik, tampak seorang penerima bantuan BLT Covid-19 Epen, sekira 70 tahun, warga RW 01 Desa Sukasari mengaku, bahwa dana BLT yang diterimanya, diambil kembali oleh oknum Pemerintah Desa.

"Dana BLT itu diterima 1.800.000 rupiah. Tapi diambil lagi oleh pihak desa semuanya, katanya untuk pembangunan mesjid," Ungkapnya.

Kendati demikian Epen berharap kepada pihak yang memungut dana BLT Covid-19 (red), untuk mengembalikan kembali.

"Harapan saya uang dikembalikan lagi. Karena tak sepeserpun saya merasakan uang bantuan tersebut. Kalau tidak dikembalikan tidak ridho," Ucap Epen dalam video yang dikirim oleh anggota komisi D, DPRD Kabupaten Cianjur, Abdul Karim, kepada redaksi maharnews.com melalui sambungan whatsApp pada minggu 27 Desember 2020 lalu, pukul 9.54 WIB.

Kepala Desa Sukasari berinisial (E) saat dikonfirmasi terkait pernyataan KPM bantuan BLT Covid-19, dalam video viral itu berdalih, kalau dirinnya tidak pengambil lagi dana tersebut, dari penerima bantuan. Tapi menurutnya iyuran untuk pembangunan mesjid.

"Bukan diambil kembali uang itu. Jadi warga punya iyuran 2000.000 rupiah untuk pembangunan mesjid. Tujuannya agar cepat bayar iyuran pembangunan mesjid," kata dia saat dihubungi melalui sambungan whatsApp, Rabu (6/1/2021) malam. (NN)

Video Terkait:





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE