Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Dapur SPPG di Cianjur Diduga Terafiliasi Dadan Cs, Begini Reaksi Korwil Sirojudin

Dapur SPPG di Cianjur Diduga Terafiliasi Dadan Cs, Begini Reaksi Korwil Sirojudin

Foto : Krowil BGN Cianjur Sirojudin saat di konfirmasi awak media di salah satu cafe di pusat kota Cianjur, Rabu 17 Juni 2026


Maharnews.com- Santer kabar adanya dapur SPPG di Kabupaten Cianjur yang diduga terafiliasi dengan Dadan Cs. 


Kabar itu mencuat ditengah penyidikan jaksa terkait praktik jual beli titik yang melibatkan ketiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN)  yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BGN.

Menanggapi kabar tersebut Kordinator Wilayah BGN Cianjur Sirojudin mengaku belum menerima laporan resmi terkait ada tidaknya dapur SPPG yang terafiliasi dengan ketiga tersangka kasus korupsi BGN.

"Kalau soal terafiliasi atau tidaknya, saya belum menerima laporan. Saya tidak mau menebak nebak dan lebih memilih menunggu arahan,"ujarnya saat ditemui di salah satu cafe di pusat kota Cianjur, Rabu 17 Juni 2026.

Terpisah menanggapi pernyataan Korwil Cianjur Sirojudin, aktivis Hendra Malik menilai sangatlah wajar kalau Korwil mengatakan tidak tahu, atau berkilah tidak ada laporan. 

"Lah, kan dia sendiri yang jadi kordinatornya kepanjangan tangan dari Dadan cs. Jadi gak akan mungkin ngaku,"ujarnya.

Aktivis berpenampilan bak Ahmad Dani ini menuturkan sebelum ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh kejagung Dadan Cs tidak pernah mengaku melakukan penyimpangan atau korupsi.

"Mereka juga gak pernah bilang korupsi, gak pernah bilang bahwa mereka jualan titik. Tapi terbukti ketika sudah jadi tersangka mereka akhirnya bernyanyi juga toh,"kata Hendra  

Hendra mengungkapkan hasil penelusuran timnya, setiap bulannya ada aliran dana dari Cianjur yang mengalir menuju arah Bandung.

"Ada Kordinatornya, mereka setor ke Bandung sebagai tangan kanannya para petinggi BGN. 25% untuk petinggi BGN, 5% untuk kordinator jadi total 30% insentif SPPG kembali ke para petinggi BGN dan itu berlaku setiap bulan,"pungkasnya.



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE