Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

Reses Enam Titik Dapil V: Farhan Faturohman Serap Jeritan Warga Cianjur Selatan, Data Desil Bansos Jadi Titik Gelap

Reses Enam Titik Dapil V: Farhan Faturohman Serap Jeritan Warga Cianjur Selatan, Data Desil Bansos Jadi Titik Gelap

Foto : Kegiatan reses Anggota DPRD Cianjur Fraksi Demokrat, Farhan Faturohman


CIANJUR.maharnews.com - Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Demokrat Farhan Faturohman, S.P., MBA., melaksanakan masa reses Masa Sidang k-I Tahun 2026‑2027 di enam titik wilayah Dapil V Cianjur Selatan. 

Turunnya wakil rakyat ini membuka realitas pahit yang selama ini menggelayuti masyarakat, bansos meleset sasaran, air bersih sulit terpenuhi, PJU meredup, dan infrastruktur desa masih terlantar.


Dalam dialog langsung dengan warga, yang paling mencolok adalah persoalan ketidaksesuaian data desil. Akibatnya, banyak warga kurang mampu justru tereliminasi dari daftar penerima bansos, sementara yang tidak berhak tetap tercatat. Masyarakat mendesak verifikasi menyeluruh agar bantuan tidak menjadi komoditi yang melayang‑layang di atas kertas.


Selain bansos, warga juga berteriak membutuhkan sumur bor untuk mengatasi kelangkaan air bersih, penambahan PJU demi keamanan malam hari, serta perbaikan jalan desa yang kondisinya masih memprihatinkan.

Farhan Faturohman menegaskan bahwa reses bukan sekadar seremoni tatap muka. Ia menjadi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan riil masyarakat sebelum dibawa ke ruang pembahasan DPRD.


“Aspirasi dari enam titik reses akan kami himpun dan kawal menjadi bahan pertimbangan program pembangunan daerah. Kami akan perjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada,” ujar Farhan.

Ia berharap Pemkab Cianjur tidak menutup mata terhadap pembenahan data desil, pemenuhan air bersih, penerangan jalan, serta infrastruktur desa.

Bagi warga Cianjur Selatan, reses bukan berarti selesai ketika catatan selesai diambil. Mereka menagih tindakan nyata: data bansos harus dibersihkan, sumur bor harus mengalir, jalan harus mulus, dan PJU harus benar‑benar menerangi bukan hanya jalan, tetapi juga harapan masyarakat.

Kini mata warga tertuju pada konsistensi DPRD dan Pemkab Cianjur. Jangan biarkan enam titik reses hanya menjadi enam titik janji yang akhirnya terlantar di tengah Cianjur Selatan.




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE