Fraksi PAN Cianjur : Penggalian Potensi Ekonomi Baru Harus Dilakukan Secara Cerdas

Foto : Ketua Fraksi Partai PAN DPRD Cianjur. Hendi Mulyana
CIANJUR.maharnews - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Cianjur sekaligus Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hendi Mulyana, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif Perumdam Tirta Mukti Cianjur yang resmi meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Produk lokal tersebut hadir di pasar dalam dua varian ukuran, yaitu botol 330 ml dan 600 ml.
Ia mengatakan, peluncuran produk komersial ini hadir pada momentum yang sangat tepat. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur tengah dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, serta penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di beberapa sektor vital.
Ditengah efisiensi anggaran dana transfer pusat ke daerah berkurang dan PAD kita mengalami penurunan di beberapa sektor, maka Pemerintah Daerah (Pemda) wajib mencari inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan PAD serta memperbaiki pelayanan publik tanpa harus membebani masyarakat," ujar Hendi dalam keterangannya, Senin 27 Juli 2026.
Hendi menilai tantangan fiskal saat ini menuntut kepala daerah untuk memiliki pola pikir layaknya seorang wirausaha (entrepreneur). Hal tersebut penting guna mencapai kemandirian fiskal daerah yang berkelanjutan. Inovasi dan kreativitas dinilai menjadi kunci utama untuk mendongkrak PAD, baik dari sektor pajak daerah, retribusi, hingga pengelolaan aset dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Ia menekankan bahwa penggalian potensi ekonomi baru harus dilakukan secara cerdas tanpa memberatkan warga dengan pungutan baru. Ia merinci tiga sektor potensial yang wajib dioptimalkan melalui sentuhan inovasi:
Pajak Daerah: Mendorong penerapan sistem digital melalui pembayaran online dan kode QR untuk pajak restoran, hotel, serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selain itu, diperlukan layanan jemput bola atau gerai keliling guna memudahkan warga membayar pajak tepat waktu.
Retribusi Daerah: Menerapkan otomasi parkir menggunakan mesin atau sistem nontunai (cashless) di area parkir dan pasar untuk mencegah kebocoran setoran. Pemerintah juga perlu menata ulang tempat wisata milik daerah dengan konsep kreatif guna menarik wisatawan.
Pengelolaan Aset dan BUMD: Mengoptimalkan lahan atau gedung kosong milik daerah untuk dikerjasamakan secara bisnis agar menghasilkan uang sewa. Di sisi lain, BUMD dituntut terus menciptakan produk atau jasa baru yang kompetitif di pasar bebas.
Hendi menegaskan bahwa langkah konkret yang diambil Perumdam Tirta Mukti Cianjur lewat produk AMDK merupakan contoh nyata dari keberhasilan bisnis BUMD yang inovatif.
Dia mengingatkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD di Kabupaten Cianjur tidak kalah inovatif dalam merumuskan strategi peningkatan pendapatan daerah ke depan.
Baca
- Serap Aspirasi Warga, Fraksi Golkar Cianjur Minta Pemkab Realisasikan Hasil Reses
- Sungai Cidamar dan Negara yang Seolah Menutup Mata
- Golkar Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRD Cianjur
- ESDM Cianjur : Penambangan di Aliran Sungai Cidamar Tak Berizin Alias ILegal
- Polres Cianjur Bongkar Kasus Peredaran Ganja 14,8 Kg
- Golkar Cianjur Kawal Pemerintahan Wahyu-Ramzi
- Pasal Berlapis Menanti Penambang Ilegal
Berita Terkait
Tulis Komentar Facebook
Komentar Facebook
Kembali ke Home













