Karut Marut Program BPNT di Cianjur, Sahli : Tak Mampu Ngurus Kadinsos Layak Diganti

Karut Marut Program BPNT di Cianjur, Sahli : Tak Mampu Ngurus Kadinsos Layak Diganti

Foto : Ilustrasi doc Maharnews.com


CIANJUR. Maharnews.com - Semerawut program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako di Kabupaten Cianjur, terjadi akibat banyak pihak yang melanggar pedoman umum dari mulai Supplier, agent e-Warong. Parahnya Dinas Sosial selaku leading sektor terkesan menutup mata.

Dalam pelaksanaan realisasi BPNT selain sistem paketan yang ditentukan secara sepihak oleh agen e-Warong. Kualitas komoditi banyak ditemukan laik komsumsi, dan kurang tepat sasaran, sehingga menimbulkan polemik dan menjadi sebuah kemelut dimuka dinas sosial.

Ketua Komisi D DPRD Cianjur, Sahli Saidi mengatakan, hal ini perlu di evaluasi agar dana bantuan yang disalurkan Kementerian dapat sampai ke Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dengan tepat sasaran, kulitas, dan tepat waktu.

"Seprti statement saya yang tempo hari, Kepala Dinas Sosial harus memundurkan diri kalau tidak mampu mengurus masalah BPNT dan layak di untuk ganti,"ujar Sahli di ruangan komisi D DPRD Cianjur, di Jln. raya KH. Abdullah Bin Nuh Nakgrak Kecamatan Cianjur, Selasa (26/1/2021).

Ia mengatakan, hal itu terjadi, karena kelalaian Dinsos jadi bayak masalah yang timbul di program BPNT ini.

"Dari mulai salah sasaran atu tidak tepat yang menerima bantuan dan beras kurang layak, karung beras tidak berlebel. Sekarang ayam hidup yang seharusnya daging," Tukas Sahli.

Dilain pihak Aktivis Cianjur Independen (CAI) Fariz mengatakan, carut marut program BPNT di sebabkan yang utamana adalah manajemen Kepalan Dinas Sosial yang diduga ikut bermain. Dan membiarkan gejolak permasalahan BPNT yang ada di Cianjur.

Kami mendesak Plt.Bupati mengambil sikap tegas menyikapi permaslahan tersebut. Kami sangat mengecam Sikap Kadinsos Yang seolah membiarkan Polemik BPNT Tetap berlanjut.

"Gagalnya program BPNT diantaranya Monopoli BPNT oleh Oknum Suplier. back Up suplier oleh oknum ormas tertentu. Kami berharap Program BPNT berjalan sesuai dengan harapan dan kadinsos segera di Pecat," katan Fariz. (NN)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE