Miris! 14% Penduduk Cianjur Belum Terlayani Jaminan Kesehatan

Miris! 14% Penduduk Cianjur Belum Terlayani Jaminan Kesehatan

Foto : Ketua Komisi D DPRD Cianjur H. Atep Hermawan


Cianjur.Maharnews.com - Kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Cianjur masih jauh dari target yang di canangkan oleh Pemerintah dalam RPJMN 2020 -2024, pada Januari 2023 harus tercapai 95 persen dan di tahun 2024 98 persen.

Hal itu dikatakan ketua Komisi D DPRD Cianjur, Atep Hermawan saat di temui di kantor Wakil Rakyat Cianjur di Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Nagrak, Kecamatan Cianjur, Jumat (17/6/2022).

Ia mengungkapkan, kondisi eksisting jumlah kepesertaan JKN-KIS (BPJS) di Kabupaten Cianjur sampai hari ini baru mencapai 85 persen atau sekitar 2.090.691 jiwa dari jumlah 2.437.838 jiwa penduduk Cianjur.

"Artinya, masih ada sekitar 14 persen penduduk Kabupaten Cianjur yang belum terlayani urusan jaminan kesehatan," ungkapnya.

Lebih lanjut, kader besutan Airlangga Hartarto itu mejelaskan berdasarkan data dari kantor BPJS Sukabumi-Cianjur.

Pemda Cianjur, hanya mengcover kepesertaan BPJS dari APBD (Jamkesda) baru sekitar 8,7 persen atau 211.577 jiwa dari 2.437.838 jiwa penduduk Cianjur, sisanya di caver dari APBN dan APBD Provinsi.

"Atas hal itu Komisi D DPRD Cianjur meminta Bupati Cianjur Herman Suherman agar memprioritaskan urusan pelayanan kesehatan jaminan kesehatan ini sesuai amanat Undang-undang," bebernya. (nn)





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE