Soal Kecurangan Pemilu yang Melibatkan Penyelenggara, Ini Pesan Ketua PCNU Cianjur

Soal Kecurangan Pemilu yang Melibatkan Penyelenggara, Ini Pesan Ketua PCNU Cianjur

Foto : Ketua PCNU Kabupaten Cianjur, Choirul Anam .


CIANJUR.Maharnews.com- Pelaksanaan pemilihan umum rawan dengan pelanggaran ataupun kecurangan.

Modus yang dilakukan para pelanggarpun cukup beragam, bahkan sampai melibatkan pula oknum pihak penyelengara.

Terkait soal kecurangan pemilu yang melibatkan penyelenggara, Ketua PCNU Kabupaten Cianjur Kiai H Choirul Anam MZD angkat bicara.

Tokoh ulama NU yang pernah merasakan duduk di kursi Ketua KPU Cianjur itupun berpesan kepada para penyelenggara yang menjabat saat ini.

“Satu hal yang saya pesankan kepada mereka (penyelengara,red). Pengalaman saya dulu ketika Pa Wasidi kalah oleh Tjetjep Muchtar Soleh, tingkat kekalahannya itu sangat tipis kisaran 0,29 persen dan saat itu alhamdulillah tidak ada gejolak di Kabupaten Cianjur,”ujar Choirul Anam saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Ia menegaskan, bahwa KPU itu tidak mempunyai kepentingan dalam hasil. Karena kepentingan KPU itu ada dalam proses yaitu bagaimana tingkat partisipasi bisa tinggi dan pelaksanaannya bisa berjalan dengan jujur dan adil.

Begitupun dengan Bawaslu, harus menjadi pengawas yang benar. Artinya siapapun yang melakukan pelanggaran pemilu baik administratif maupun pilkada harus di proses secara hukum.

“Pokonya KPU jangan masuk wilayah siapa yang jadi pemenang nanti. Itu jangan sampai seperti itu. KPU jangan beroreintasi siapa yang harus terpilih pada hasil. Tapi KPU itu orientasinya bagaiamana tingat partisipasi tinggi, berjalan dengan lancar. Pelanggaran apapun nanti tindak sesuai hukum dan prosedur yang berlaku,”pesan Choirul Anam.  




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE