Bakal Ada Penampakan Lain Saat Rapat Pleno Penetapan dan Pengundian Nomor Urut Paslon

Bakal Ada Penampakan Lain Saat Rapat Pleno Penetapan dan Pengundian Nomor Urut Paslon

Foto : Ilustrasi


CIANJUR.Maharnews.com- Rapat pleno penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur dan pengundian nomor yang akan di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, dipastikan akan berbeda. Bakal ada penampakan suasana yang lain dari biasanya.

Penerapan protokol kesehatan (Prokes) dimasa pandemi Covid-19, membuat gelaran acara dipastikan jauh dari semarak. Pasalnya  hanya akan dikuti beberapa orang, tanpa hiruk pikuk iring iringan simpatisan ataupun masa pendukung dari masing-masing pasangan calon. 

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Cianjur, Ridwan Abdullah menginformasikan, rencananya rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati akan digelar Rabu (23/9/2020) di Aula Utama KPU Cianjur sekitar pukul 09.00-10.00 WIB. 

“Rapat akan dilakukan secara tertutup. Ini mengacu kepada SK KPU RI Nomor 394 tentang petunjuk teknis dalam penetapan paslon,”ujarnya  saat ditemui di sela-sela rapat koordinasi di Aula Bawaslu Kabupaten Cianjur, Selasa (22/9/2020).

Sedangkan untuk pengundian nomor, lanjut Ridwan agendanya akan dilaksanakan di Ballroom Hotel Yasmin, Cipanas, Kamis (24/9/2020) mulai pukul 12.00-16.00 WIB. Recananya selain paslon, nantinya yang diundang yakni pimpinan partai politik pengusul, tim kampanye yang jumlahnya dibatasi, LO dan Bawaslu.

Nanti akan ada pembacaan dan penandatanganan pakta integritas terkait penerapan protokol kesehatan yang harus ditandatangani masing-masing paslon,”ungkap Ridwan seraya mengimbau, masing-masing paslon pada rapat pleno pengundian nomor urut tidak membawa simpatisan atau massa.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Zawari memastikan pihaknya melakukan pengawasan setiap tahapan Pilkada Cianjur untuk mendeteksi potensi sengketa jika ada kandidat yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Siang ini kita sudah menggelar rakor bersama KPU, Pemkab Cianjur, dam Polres Cianjur membahas teknis untuk tanggal 24 September 2020. Bawaslu berharap semua mematuhi protokol kesehatan Covid-19,& kata dia.

Usep pun mengimbau seluruh paslon bupati dan wakil bupati Cianjur untuk tidak membawa massa berlebihan pada saat pelaksanaan pengundian nomor urut. &Jangan bawa massa berlebihan, harus menahan diri. Jangan sampai pilkada menjadi klaster baru,& pungkasnya.

Kapolres Dorong Acara Terapkan Prokes

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai mendorong pelaksanaan acara yang akan di gelar oleh KPU Cianjur pada tanggal 23 dan 24 September nanti agar menerapkan prokes.  

“Kita tekankan pada LO masing masing paslon pada saat acara nanti untuk tidak mendatangkan masa. Sesuai dengan ketentuan KPU yang ditentukan berapa orang yang datang itu harap dipatuhi,”ujar Kapolres.

Pada kesempatan itu, Kapolres membagikan maklumat Kapolri nomor 3 tahun 2020 terkait dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.


“Tadi kita bagikan maklumat Kapolri agar menajdi perhatian oleh LO masing masing paslon,”imbuhnya.

Saat ditanya jika ada pelanggaran apakah akan ada sanksi?

“Ya kita sampaikan bahwa dalam aturan Pilkada tidak ada  maka kita ambil dalam perundang-undangan yang lain seperti misalnya UU Kesehatan, UU Karantina yang nanti akan kita lihat dan bahas bersama KPU dan Bawaslu,”jawabnya. (Nuk)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE