Ini Penyebab Belasan Santriwati Keracunan Usai Santap Menu MBG

Foto : Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur
CIANJUR.maharnews.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr. I Made Setiawan mengungkapkan, bahwa makanan mungkin sudah lewat waktu baik dimakan.
Hal itu dikatakannya, saat dihubungi Wartawan melalui sambungan aplikasi WhatsApp, Sabtu 23 Agustus 2025.
Ia mengatakan, untuk yang diduga keracunan makanan. Yang sakit telah tertangani dan saat ini telah sehat kembali.
Sementara, kata dr. I Made, hasil investigasi lapangan untuk pengumpulan data, telah dilakukan koordinasi dengan lintas sektor terkait.
Perlu bersama-sama melakukan monitoring dan evaluasi dan untuk memastikan penyebab, masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan," ujarnya.
Lebih rinci, dr. I Made mengungkapkan bahwa untuk menu yang disajikan sudah dilakukan investigasi petugas gizi.
Sepertinya terjadi karena ada makanan yang dihangatkan kembali, mungkin sudah lewat waktu baik dimakan. Tapi masih dalam proses pemeriksaan," tukas dr. I Made.
Disinggung, langkah Dinas Kesehatan Cianjur dalam mengantisipasi kejadian agar tidak terulang lagi?
dr. I Made menegaskan bahwa dalam hal ini akan memberikan pendampingan.
Kami akan melakukan pendampingan melalui puskesmas dengan memberikan sosialisasi kepada pengolah makanan oleh petugas gizi serta pendamping petugas kesehatan lingkungan," pungkasnya.
- Dewan Ungkap Fakta Penyebab Keracunan Belasan Santriwati di Cianjur Selatan
- Ini yang Selalu Dinanti Soal Kasus Korupsi Proyek PJU Cianjur
- Kejari Cianjur Siap Hadapi Praperadilan Dadan Ginanjar, Kasi Intel : Ini Pertandingan Kita !!
- Korupsi PJU Diusut Jaksa, Ini Peran DPRD Cianjur Dalam Proyek Banprov
- HJC 348, Ini Cara Dapat Diskon 50 Persen Wajib Pajak dari Pemkab
- Usai Penuhi Undangan Kejari, Kadis Aktif Dadan Ginanjar Buka Suara Soal Kasus PJU
- Penampakan Benda Berkalimah Sakti di Kantor DLH Cianjur, Begini Reaksi Kepala Dinas