Ketika Amanat Tertidur, Harapanpun Ngelantur

Foto : Rapat paripurna DPRD Cianjur
Maharnews.com- Ada banyak cara seorang politisi menarik perhatian publik. Ada yang karena gagasannya. Ada yang karena keberaniannya membela rakyat. Ada pula yang karena prestasinya dalam memperjuangkan kepentingan daerah.
Namun di Cianjur, perhatian publik justru tersedot oleh sebuah ironi yang sulit ditandingi. Tetua partai yang seharusnya menjadi nahkoda politik malah menjadi simbol dari persoalan yang sedang dibicarakan masyarakat.
Kursi rapat seharusnya menjadi ruang lahirnya gagasan. Tempat wakil rakyat mendengarkan, berdebat, dan mencari solusi.
Tetapi ketika kursi rapat berubah menjadi tempat paling nyaman untuk memejamkan mata, publik tentu berhak bertanya, yang sedang bekerja wakil rakyatnya atau hanya jam absensinya?
Ironinya semakin terasa karena partai politik selalu berbicara tentang amanat rakyat. Kata "amanat" diucapkan dalam pidato, spanduk, baliho, dan kampanye. Namun amanat rupanya memiliki musuh yang tidak pernah diperhitungkan yaitu Kantuk.
Rakyat datang ke TPS dalam keadaan sadar. Mereka mencoblos dengan sadar. Mereka membayar pajak dengan sadar. Mereka menghadapi harga kebutuhan pokok yang naik dengan sadar.
Tetapi setelah suara itu sampai ke gedung dewan, yang sadar justru rakyat, sementara wakilnya menjadi bahan perbincangan karena tertidur saat rapat untuk kepentingan rakyat.
Tentu semua orang bisa lelah. Semua orang bisa mengantuk. Namun jabatan publik tidak hanya diukur dari kemampuan menjelaskan kesalahan, melainkan kemampuan menjaga simbol dan kepercayaan.
Sebab bagi rakyat, yang terlihat bukan sekadar seseorang yang memejamkan mata beberapa menit. Yang terlihat adalah gambaran tentang bagaimana amanat publik diperlakukan.
Mungkin yang tertidur hanya seorang anggota dewan. Tetapi yang terbangun adalah kesadaran publik bahwa kepercayaan politik ternyata bisa hilang bahkan sebelum rapat selesai.
Dan di situlah letak ironi terbesar, rakyat memilih wakil untuk membangunkan harapan, bukan untuk menidurkannya.
- Reses Aziz Muslim, Serap Keluh Kesah Petani Kopi
- DPRD Soroti Masih Maraknya Kasus Pelecehan Menimpa Anak Pelajar
- Kasus Anggota Dewan PAN Ditangani BK DPRD Cianjur
- Kepala BGN Dipecat, Ganjar Ramadhan : Saya Support Langkah Presiden
- Semangat HLP!! PP Gelar Penanaman 1000 Pohon, Anggota DPRD Cianjur Turut Terlibat
- Begini Cara Diki Ismail Serap Aspirasi Masyarakat!!
- JAI Genjot Penanaman 100.000 Bibit Pohon Produktif, Kali ini Lokasi di Campaka!!













