Reses Aziz Muslim, Serap Keluh Kesah Petani Kopi

Foto : Kegiatan Reses anggota DPRD Cianjur Fraksi PKB, Aziz Muslim
CIANJUR.maharnews.com - Kegiatan Reses masa Persidangan Ke III Anggota DPRD Cianjur Fraksi Partai PKB, Aziz Muslim, fokus menyerap aspirasi para petani kopi di 6 titik Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Cianjur Utara.
Aziz mengatakan bahwa selama proses kegiatan dan berdialog langsung dengan para petani termasuk kelompok, banyak hal yang diserap. Seperti di Kecamatan Cipanas, kata Azis, mereka mengeluhkan masalah permodalan.
Kendati demikian, kata Aziz, sebenarnya, mereka tidak berekspektasi tinggi terkait dibantu langsung minimal mereka difasilitasi kepada akses lembaga keuangan. Selain itu membantu akses pemasaran.
"Potensi kopi Arabika di Kabupaten Cianjur cukup luar biasa. Standarnya, memang harus dimaksimalkan karena akan menjadi sumber keuangan bagi masyarakat," ujar Aziz di ruangan Komisi II DPRD Cianjur, Kamis 4 Juni 2026.
Azis mengatakan, melihat berbagai faktor faktor tersebut, pertama terkait permodalan kadang mereka tergerak oleh sistem saat ini. Padahal mereka butuh untuk biaya produksi misal untuk biaya pekerja termasuk untuk kebutuhan pupuk dan obat-obatan.
Sementara, kata, Aziz, hasil dari pada bumi ditekan tengkulak. Pada akhirnya, petani tidak punya kemerdekaan dalam menentukan harga karena sudah tersandera oleh sistem engine tersebut.
"Yang jadi perhatian adalah para petani khususnya Kopi Arabika ini sangat membutuhkan alat-alat pasca panen untuk produksi dan memaksimalkan hasil panen tersebut," bebernya.
Lebih lanjut, kader besutan Muhaimin Iskandar itu pun mendorong para petani, jangan sampai mereka setelah panen itu langsung dijual, tapi melalui proses pengolahan, agar ada penambahan.
Keluhan tak hanya disampaikan oleh Petani di kecamatan tersebut, petani kopi di kecamatan Sukaresmi berharap ada perbaikan infrastruktur bendungan perairan di wilayah tersebut.
Aziz mengungkapkan bahwa di wilayah itu terdapat sumber perairan, namun, kontruksi bangunan bedungan terlihat sangat miris karena terbuat dari potongan bambu, sehingga ketika hujan datang banjir pun tidak terelakan.
"Kondisi saat ini mereka para petani tengah berupaya membuat bronjong guna dan bergotong-royong dengan dana swadaya mengingat potensi bencana banjir mengancam," ujarnya.
Aziz mendorong pemerintah khusus dinas terkait untuk membantu persoalan tersebut. Karena menurutnya, bendungan tersebut salah satu sumber penunjang, apalagi hari ini menghadapi musim kemarau.
Keluhan masyarakat kecamatan Cikalongkulon, mereka menginginkan hasil produk ingin di fasilitasi menjadi supplier SPPG.
"Karena mereka juga sudah memahami kebutuhan SPPG ini cukup besar dan luar biasa penyerapan. Dan ini berpotensi bisa memperdayakan keuangan petani," katanya.
Tiga poin tuntutan yang disampaikan masyarakat, sambung Aziz, akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat kerja DPRD khususnya komisi II.
"Semua keluh kesah para petani itu, nantinya menjadi bahan untuk rapat kerja kami, dan akan disampaikan kepada pihak eksekutif untuk dapat ditindaklanjuti sebagai mana kebutuhan masyarakat tersebut," pungkasnya.
Baca
- Begini Cara Diki Ismail Serap Aspirasi Masyarakat!!
- Reses Zulfahmi, Buka Ruang Dialog Untuk Mewujudkan Program Pembangunan
- Aspirasi Diserap, Rian Purwa Wiwitan : Masih Banyak Pelayanan Yang Meski Ditingkatkan
- Kang Andri Serap Aspirasi Warga Mulyasari, Ada Keluhan Soal Limbah Ternak Sapi
- Serap Aspirasi, Fahmi Zulfahmi : Usulan Konstituen Akan Diperjuangkan
- Ketua DPRD Cianjur : Reses Kegiatan Wajib Anggota Dewan, Ketua BK Ada Sanksi Jika Tiada Melaksanakan
- Momen Ganjar Ramadhan Temui Konstituen, Serap Aspirasi, Warga Senang Jalan Mulus!!
Berita Terkait
Tulis Komentar Facebook
Komentar Facebook
Kembali ke Home













