Reses Hj. Lilis Boy: TPT, Air Bersih dan UMKM Jadi Prioritas Perjuangan

Foto : Hj. Lilis Boy saat berdialog dengan warga
CIANJUR.maharnews.com - Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Demokrat Hj. Lilis Boy melaksanakan masa reses sidang ke-1 tahun 2026 -2027 di Perumahan Alam Asri, Desa Sukasari, Kecamatan Karangtengah, Minggu 1 November 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang penampungan aspirasi warga yang menginginkan pembangunan berkelanjutan di wilayahnya.
Dalam pertemuan dengan masyarakat, terungkap sejumlah persoalan mendesak. Meskipun sebagian perbaikan jalan telah terealisasi, warga masih mendesak pembangunan tembok penahan tanah (TPT) guna mengantisipasi risiko pergeseran tanah.
Selain itu, kesulitan akses air bersih tetap menjadi keluhan utama yang menyertai kehidupan sehari‑hari.
Hj. Lilis Boy menyatakan akan mengoordinasikan seluruh aspirasi tersebut dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur serta menjajaki dukungan dari pihak lain termasuk Hiswana agar kebutuhan warga segera terpenuhi.
“Insyaallah aspirasi masyarakat ini akan kita perjuangkan agar bisa direalisasikan, terutama kebutuhan TPT dan air bersih,” ujar Hj. Lilis Boy.
Selain infrastruktur, ia juga mendorong pengembangan UMKM lokal melalui dukungan pemasaran. Harapannya, produk‑produk masyarakat dapat menjangkau pasar yang lebih luas sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga.
Bagi warga Perumahan Alam Asri, masa reses bukan sekadar pertemuan seremonial. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan benar‑benar menjadi bahan perjuangan nyata di DPRD dan Pemkab Cianjur, bukan hanya tercatat dalam laporan, tetapi terwujud menjadi perlindungan tanah, aliran air bersih, serta kemajuan ekonomi masyarakat.
- Reses Fuad Faizal di Desa Ciguha: Empat Tuntutan Utama Warga Dapil V Menanti Jawaban Pemkab
- Reses H.Fahmi Zulfahmi: 40 Persen Jalan Rusak, Sumur Bor Terabaikan, Lapangan Kerja Jadi Jeritan Utama Warga Dapil II
- Reses Usep Saepuloh Zen Dapil 5: 95 Persen Jalan Rusak, Sumur Bor Jadi Doa yang Belum Terjawab
- Kasus P3K RSUD Sayang Belum Usai: Banding di BPASN Jadi Penentu Keadilan, Pintu PTUN Tetap Terbuka
- Peran Santri: Lebih dari Menara dan Kitab, Juga Kancah Bangsa
- KEBONGKARAN! Proses Pemeriksaan Pegawai RSUD Cianjur Dinilai Bobrok dan Melanggar Prosedur
- Isfhan Di Desa Cikondang: Misi Terang, Langkah Dekat













